KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Salatifest, Asiknya Berbelanja Baju Sambil Nikmati Alunan Musik Jelang Lebaran di Salatiga

Salatifest, Asiknya Berbelanja Baju Sambil Nikmati Alunan Musik Jelang Lebaran di Salatiga

Salatifest, Asiknya Berbelanja Baju Sambil Nikmati Alunan Musik Jelang Lebaran di Salatiga

Pada Minggu (7/4/2024), di Gedung Tenis Indoor Salatiga, Ivent Salatifest menjadi daya tarik bagi banyak orang menjelang Lebaran, terutama para muda-mudi yang mencari berbagai kebutuhan sandang. Evan, seorang pemuda asal Salatiga, mengungkapkan bahwa ia tidak hanya berburu pakaian dan aksesoris di acara tersebut, tetapi juga menikmati hiburan dengan menonton pertunjukan band dan menikmati makanan dan minuman.
Foto dok IST
Inilah Suasana acara Salatifest di Gedung Tenis Indoor Salatiga, Minggu (7/4/2024) 

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ivent jelang Lebaran seringkali dimanfaatkan oleh banyak orang untuk berbagai kebutuhan, utamanya sandang. Namun, cara-cara belanja konvensional perlahan mulai ditinggalkan oleh para muda-mudi, yang lalu mencari cara yang berbeda.

“Ya belanja baju dan aksesoris, tapi juga cari hiburan di sini,” kata Evan, pemuda asal Salatiga yang menghadiri acara Salatifest, Minggu (7/4/2024) di Gedung Tenis Indoor Salatiga. Evan mengaku paling senang berburu pakaian di ajang-ajang seperti Salatifest tersebut.

“Pilihan baju dan celana banyak, ada juga sepatu dan topi. Aksesorisnya juga menarik dan harganya terjangkau,” kata Evan. “Senang ada acara seperti ini. Selesai cari baju, bisa santai menikmati makanan dan minuman, sambil menikmati musik dari band,” ungkap Evan lagi.

Pernyataan senada disampaikan Putra. Dia datang bersama empat teman sebayanya. “Tujuan utamanya mau lihat band-nya, tapi juga sambil pilih-pilih baju buat lebaran kalau cocok,” kata Putra. Ia mengaku sengaja datang di hari terakhir Salatifest, karena biasanya ada diskon yang lebih besar dari hari-hari pertama pameran.

“Lumayan kalau dapat diskon besar, bisa hemat uang jajan dan buat beli barang lain,” ujar Putra. Sementara, salah satu tenant, Yusuf Febrianto dari Humble, merasa masa-masa menjelang Lebaran menjadi saat panen bagi para pedagang.

“Salatifest kan digelar dari 4-7 April 2024, jadi momentumnya tepat. Pekerja pas tanggal gajian dan juga sudah dapat THR, jadi sudah megang uang dan bisa belanja,” kata Yusuf. Yusuf yang menyewa dua lapak, juga melayani pembeli reseller, sehingga dia mendapat keuntungan lebih banyak.

“Ya alhamdulillah, untung lebih banyak karena pembeli juga banyak, senang kalau ada event seperti ini, seru, dan ramai. Tapi yang penting persiapan harus matang,” ungkap dia. Tak hanya pakaian, salah satu tenant food and beverage (FnB) Dwi Handayani mengatakan, Salatifest sangat berkesan karena menjadi keikutsertaan pertama dia dalam event.

“Meski hanya berjualan es teh, tapi respons pengunjung sangat bagus. Apalagi setelah buka puasa sampai malam, pembeli terus berdatangan. sambung Dwi”

“Band yang ditampilkan juga bagus, sehingga menarik anak muda untuk datang ke Salatifest,” ungkap Dwi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]