URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Minggu (7/4/2024), di Gedung Tenis Indoor Salatiga, Ivent Salatifest menjadi daya tarik bagi banyak orang menjelang Lebaran, terutama para muda-mudi yang mencari berbagai kebutuhan sandang. Evan, seorang pemuda asal Salatiga, mengungkapkan bahwa ia tidak hanya berburu pakaian dan aksesoris di acara tersebut, tetapi juga menikmati hiburan dengan menonton pertunjukan band dan menikmati makanan dan minuman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Salatifest, Asiknya Berbelanja Baju Sambil Nikmati Alunan Musik Jelang Lebaran di Salatiga

Salatifest, Asiknya Berbelanja Baju Sambil Nikmati Alunan Musik Jelang Lebaran di Salatiga

Salatifest, Asiknya Berbelanja Baju Sambil Nikmati Alunan Musik Jelang Lebaran di Salatiga

Pada Minggu (7/4/2024), di Gedung Tenis Indoor Salatiga, Ivent Salatifest menjadi daya tarik bagi banyak orang menjelang Lebaran, terutama para muda-mudi yang mencari berbagai kebutuhan sandang. Evan, seorang pemuda asal Salatiga, mengungkapkan bahwa ia tidak hanya berburu pakaian dan aksesoris di acara tersebut, tetapi juga menikmati hiburan dengan menonton pertunjukan band dan menikmati makanan dan minuman.
Foto dok IST
Inilah Suasana acara Salatifest di Gedung Tenis Indoor Salatiga, Minggu (7/4/2024) 
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ivent jelang Lebaran seringkali dimanfaatkan oleh banyak orang untuk berbagai kebutuhan, utamanya sandang. Namun, cara-cara belanja konvensional perlahan mulai ditinggalkan oleh para muda-mudi, yang lalu mencari cara yang berbeda.

“Ya belanja baju dan aksesoris, tapi juga cari hiburan di sini,” kata Evan, pemuda asal Salatiga yang menghadiri acara Salatifest, Minggu (7/4/2024) di Gedung Tenis Indoor Salatiga. Evan mengaku paling senang berburu pakaian di ajang-ajang seperti Salatifest tersebut.

“Pilihan baju dan celana banyak, ada juga sepatu dan topi. Aksesorisnya juga menarik dan harganya terjangkau,” kata Evan. “Senang ada acara seperti ini. Selesai cari baju, bisa santai menikmati makanan dan minuman, sambil menikmati musik dari band,” ungkap Evan lagi.

Pernyataan senada disampaikan Putra. Dia datang bersama empat teman sebayanya. “Tujuan utamanya mau lihat band-nya, tapi juga sambil pilih-pilih baju buat lebaran kalau cocok,” kata Putra. Ia mengaku sengaja datang di hari terakhir Salatifest, karena biasanya ada diskon yang lebih besar dari hari-hari pertama pameran.

“Lumayan kalau dapat diskon besar, bisa hemat uang jajan dan buat beli barang lain,” ujar Putra. Sementara, salah satu tenant, Yusuf Febrianto dari Humble, merasa masa-masa menjelang Lebaran menjadi saat panen bagi para pedagang.

“Salatifest kan digelar dari 4-7 April 2024, jadi momentumnya tepat. Pekerja pas tanggal gajian dan juga sudah dapat THR, jadi sudah megang uang dan bisa belanja,” kata Yusuf. Yusuf yang menyewa dua lapak, juga melayani pembeli reseller, sehingga dia mendapat keuntungan lebih banyak.

“Ya alhamdulillah, untung lebih banyak karena pembeli juga banyak, senang kalau ada event seperti ini, seru, dan ramai. Tapi yang penting persiapan harus matang,” ungkap dia. Tak hanya pakaian, salah satu tenant food and beverage (FnB) Dwi Handayani mengatakan, Salatifest sangat berkesan karena menjadi keikutsertaan pertama dia dalam event.

“Meski hanya berjualan es teh, tapi respons pengunjung sangat bagus. Apalagi setelah buka puasa sampai malam, pembeli terus berdatangan. sambung Dwi”

“Band yang ditampilkan juga bagus, sehingga menarik anak muda untuk datang ke Salatifest,” ungkap Dwi.

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved