Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Sapi Asal Polosiri Bawen Terindikasi PMK, Satu Kandang "Dilockdown" - RASIKA105.6 FM

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sapi Asal Polosiri Bawen Terindikasi PMK, Satu Kandang “Dilockdown”

Sapi Asal Polosiri Bawen Terindikasi PMK, Satu Kandang “Dilockdown”

Sapi Asal Polosiri Bawen Terindikasi PMK, Satu Kandang “Dilockdown”


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

UNGARAN – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak ditemukan di Kabupaten Semarang. Hal itu diketahui saat Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang melaksanakan kegiatan pengecekan hewan ternak di Pasar Pon Ambarawa, Kamis (12/5/2022).

Sapi yang terindikasi PMK itu diketahui berasal dari Desa Polosiri, Kecamatan Bawen. Dari hasil pemeriksaan klinis, diketahui sapi jenis limosin itu mengeluarkan air liur dengan jumlah cukup banyak.

“Pemiliknya kita panggil, kita beri penjelasan agar hewan ternaknya tidak diturunkan dan diperjualbelikan di Pasar Pon (Ambarawa),” ujar Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu usai pemeriksaan hewan ternak di Pasar Pon Ambarawa, Kamis (12/5/2022).

Dijelaskan Wigati, selain memberikan penjelasan kepada pemilik hewan ternak yang terindikasi PMK pihaknya juga melakukan pendataan untuk memudahkan pemantauan.

“Kita catat identitas pemilik beserta kendaraannya. Kemudian kita juga cek langsung ke kandangnya, dipantau terus jangan sampai terjadi penularan ke hewan yang lain,” ungkapnya.

Terkait tindakan yang diambil, Wigati menambahkan hewan ternak yang berada dalam satu kandang bersama sapi yang terindikasi PMK dilakukan isolasi.

“Kemudian diberikan pengobatan dan dilakukan sterilisasi kandang. Selain itu, kami akan telusuri dari mana asal hewan ternaknya,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Kalisidi, Ungaran Barat Dimas Prayitno Putra saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya telah menyiapkan kandang isolasi sebagai upaya antisipasi kasus PMK pada hewan ternak.

“Saat ini terdapat lebih kurang tujuh kelompok peternak dengan jumlah sapi sebanyak 400 ekor di kandang koloni milik desa,” kata Dimas.

Dimas mengakui hingga saat ini belum ada temuan kasus PMK di wilayahnya. Meski demikian pihaknya rutin melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak saat memberi pakan.

“Sosialisasi sudah kami dapatkan dari penyuluh peternakan di tingkat kecamatan. Jika ada hewan yang masuk, kami minta surat kesehatan dari puskeswan daerah asal hewan ternak tersebut,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]