URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kota Semarang mendampingi perpindahan pedagang bumbon atau bumbu yang berada di Relokasi Pasar Johar kawasan Majid Agung Jawa Tengah (MAJT) ke Pasar Johar Baru, Jumat (19/8/2022) dini hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satpol PP Semarang Dampingi Perpindahan Pedagang Bumbon di Relokasi MAJT ke Pasar Johar Baru

Satpol PP Semarang Dampingi Perpindahan Pedagang Bumbon di Relokasi MAJT ke Pasar Johar Baru

Satpol PP Semarang Dampingi Perpindahan Pedagang Bumbon di Relokasi MAJT ke Pasar Johar Baru

Pedagang bumbon saat proses pindahan barang dagangannya ke Pasar Johar Baru, Jumat (19/8/2022)
featured-img

SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kota Semarang mendampingi perpindahan pedagang bumbon atau bumbu yang berada di Relokasi Pasar Johar kawasan Majid Agung Jawa Tengah (MAJT) ke Pasar Johar Baru, Jumat (19/8/2022) dini hari.

Kasatpol PP Semarang, Fajar Purwoto menerangkan kegiatan memang sengaja dilakukan malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Fajar mengatakan ada sekitar 200 pedagang bumbon akan kembali ke Pasar Johar.

Perpindahan tersebut memang tidak serentak, dan pada Jumat dini hari ini baru terlihat ada sekitar 10 pedagang yang tengah membongkar barang dagangan dari truk dan dipindahkan ke kios masing-masing. Sementara di dalam pasar terpantau ada sekitar 40 kios yang telah diisi bumbon seperti cabai, bawang, jahe dan lain lain namun tidak ada pedagangnya.

Fajar meminta kepada para pedagang bumbon agar segera pindah. Pasalnya jika hal tersrbut tidak segera dilakukan maka pemerintah terpaksa akan mencabut izin dagangnya.

“Segeralah tempati pasar ini. Ratusan miliar dana dikucurkan untuk renovasi pasar. Kalau tidak segera ditempati, izin registrasi penggunaan kios akan saya usulkan ke Dinas Perdagangan untuk dicabut,” ujar Fajar kepada awak media.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Johar, Hanafi menjelaskan, berdasar kesepakatan bersama memang para pedagang akan pindah dari bekas relokasi MAJT ke Pasar Kanjengan mulai 18 Agustus 2022. Perjanjian tersebut memang dibuat oleh pedagang agar mereka bisa kembali bersatu dan menempati pasar yang telah dibangunkan oleh pemerintah.

Hal ini juga tak lepas dari keinginan pedagang untuk bisa mengembalikan kejayaan Psar Johar seperti dulu sebelum musibah kebakaran melanda.

“Hari ini kita pindahan. Kemudian dalam waktu dekat, kita akan ada slametan untuk kelancaran rejeki. Pasca diresmikan pasar ini terkesan stagnan, maka kita sepakat pindah agar ramai,” paparnya.

Perpindahan tersebut juga tak lepas dari upaya Pemerintah Kota Semarang yang terus berusaha agar pedagang segera pindah dan menempati Pasar Johar baru.

BACA JUGA :

Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kontes Aglaonema yang digelar Asosiasi Aglaonema Nusantara (ASA) di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga, Minggu (28/6). Ajang ini menjadi wadah kompetisi, memperkuat jejaring antarkolektor, sekaligus menunjukkan prospek ekonomi tanaman hias yang masih menjanjikan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ratusan Kolektor Tanaman Padati Kontes di Salatiga, Bukti Aglaonema Memiliki Nilai Tinggi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundi Gebyar Hadiah Samsat 2026 periode I di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (26/6), sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang taat. Pengundian yang dipimpin Sekda Jawa Tengah, Sumarno, membagikan hadiah senilai Rp385,5 juta dan emas 22,5 gram guna mendorong kepatuhan masyarakat serta mendukung digitalisasi pembayaran pajak melalui QRIS Bank Jateng.
Pemprov Jateng Tebar Hadiah Rp385,5 Juta dan Emas 22,5 Gram untuk Wajib Pajak Kendaraan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?
Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6), yang diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mengusung tema Action for Transformation, ajang yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menghadirkan pameran pembangunan, inovasi, UMKM, investasi, seni budaya, serta hiburan dengan akses masuk gratis sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi dan promosi potensi daerah.
Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target