URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satu dari dua bus rombongan Semarang-Magetan tiba di RT 5 RW 2, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/12/2022). Bus 2 bernomor polisi H-1469-AG ini tiba di Jalan Gedongsongo Raya, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat pukul 20.30 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Satu Bus Rombongan Semarang-Magetan Tiba di Manyaran

Satu Bus Rombongan Semarang-Magetan Tiba di Manyaran

Satu Bus Rombongan Semarang-Magetan Tiba di Manyaran

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Satu dari dua bus rombongan Semarang-Magetan tiba di RT 5 RW 2, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/12/2022). Bus 2 bernomor polisi H-1469-AG ini tiba di Jalan Gedongsongo Raya, Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat pukul 20.30 WIB.

Isak tangis mengiringi kepulangan para penumpang bus yang akan berwisata di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan Jawa Timur itu. Para peserta yang akan piknik itu seakan tak percaya Bus 1 berpenumpang 50 orang tersbut terperosok Jurang Lawu di wilayah Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Dalam pantauan, Bus 2 yang sebenarnya sudah sampai di Telaga Sarangan itu ditumpangi oleh orang dewasa dan ada sejumlah anak-anak. Setelah sampai di Manyaran, para penumpang langsung mengambil barang-barangnya di bagasi bus lalu menuju ke kediamannya masing-masing.

Salah satu penumpang, Tukijan menceritakan perjalanan rombongannya yang selamat ke Telaga Sarangan. Dirinya ketika menuju ke tempat wisata tidak ada kendala apapun.

Kemudian, 5 sampai 10 menit tiba di Telaga Sarangan, rombongannya mendapat kabar bahwa Bus 1 yang dibelakangnya mengalami insiden lalu lintas hingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Setelah menerima informasi tersebut, kemudian rombongan busnya langsung pulang menuju ke Semarang.

“Saya bus yang satunya selamat ke Telaga Sarangan yang satu sudah masuk sana saya sudah turun sana. Terus ada info dari RW 10 Manyaran ada yang kecelakaan RT 5 RW 2 gitu terus saya dikabarin kita langsung pulang,” ujar Tukijan setelah turun dari bus kepada wartawan.

Tukijan menjelaskan, jarak antar bus 2 yang ia tumpangi dan bus 1 ketika perjalanan ke Telaga Sarangan lumayan jauh. Dirinya juga tidak mengetahui apakah bus 1 itu mengalami masalah teknis yang berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Saya tidak tahu persis kondisi bus waktu berangkat tidak tahu, katanya ya ndak mati mesin gitu dari sini langsung berangkat tapi kalau pas jalan tidak tahu soalnya saya (rombongan) jalan duluan,” terangnya.

Dirinya mengaku, kondisi jalan di lokasi kejadian memang sangat membahayakan. Bahkan bus rombongannya itu ketika pulang mencari jalan lain.

“Parah kalau jalan itu sesudah terjadi saya takut ada di situ lagi karena bus saya agak agak kurang nyaman lah terus akhirnya turun ga lewat situ takutnya bahaya lagi. Trauma saya yg jelas saya trauma sampe sekarang kalau ada acara-acara gitu saya gak mau,” bebernya.

“Yang berangkat kurang tau tapi bisa penuh kursinya sudah terbatas ga ada yg berdiri,” tambahnya.

Sementara itu, informasi yang ia peroleh bus tersebut mengalami kecelakaan karena mengalami kendala mesin ketika menuju ke lokasi wisata. “Bilangnya radiatornya panas ya naik terus dia jalan mau jalan kok sudah mau nabrak kendaraan di hampir Telaga Sarangan,” imbuhnya.

“Denger-denger cerita juga remnya blong,” tutupnya.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga