RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sebuah Kios BBM di Ngawen Terbakar, Pemilik Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah Kios BBM di Ngawen Terbakar, Pemilik Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah Kios BBM di Ngawen Terbakar, Pemilik Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas PMK dan warga sekitar saat berusaha memadamkan mini Pom milik Sutimin yang terbakar

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Sebuah kios milik Sutimin (70) warga Ngawen RT 4 RW 8 Tegalsari Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga terbakar, Minggu (14/5/2023).

Dalam peristiwa ini, satu orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henri Widyoriani menjelaskan, kejadian bermula saat Sutimin mengisi bahan bakar minyak (BBM) minipom di kios. Belum diketahui pasti, tiba tiba timbul percikan api. Langsung membesar berkobar dan merambat ke rumah sampingnya milik Suhadi (58).

“Api cukup besar akhirnya bisa dipadamkan warga sekitar dan juga unit Pemadam Kebakaran dari Kota Salatiga,”katanya.

Dalam peristiwa ini, Sutimin mengalami luka bakar di tangan dan kaki. Korban dalam kondisi Sadar. Saat ini korban dirawat di RSUD Salatiga.

“Selain minipom yang terbakar, juga tabung gas 19 buah, satu Honda Revo. Dan rumah terbakar di bagian atap,”jelas Iptu Henri.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan hanya kerugian materiil yang belum bisa ditaksir karena pemilik rumah belum bisa dihubungi. Sedangkan korban pemilik kios masih dirawat di Rumah Sakit.

“Kejadian tersebut kemudian sudah di padamkan oleh dua Unit Mobil Damkar dari Kota Salatiga dengan di bantu pengamanan dari personil jajaran Polres Salatiga,TNI dan warga masyarakat,”pungkas Iptu Henri.

Kios milik Sutimin yang terbakar

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px