RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Seminggu ini Pengguna Jalan di JLS akan Merasa Berada di Jepang, Kok Bisa?

Seminggu ini Pengguna Jalan di JLS akan Merasa Berada di Jepang, Kok Bisa?

Seminggu ini Pengguna Jalan di JLS akan Merasa Berada di Jepang, Kok Bisa?

Sudah sepekan ini pemandangan berbeda dirasakan para pengguna jalan saat memasuki sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tercatat sejak awal Oktober 2023 ini. Ratusan bunga tabebuya yang ada di pembatas jalan mulai mekar.
Foto dok ist
Deretan bunga tabebuya yang ada disepanjang JLS depan UIN

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Sudah sepekan ini pemandangan berbeda dirasakan para pengguna jalan saat memasuki sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tercatat sejak awal Oktober 2023 ini. Ratusan bunga tabebuya yang ada di pembatas jalan mulai mekar.

Ratusan bunga warna ungu dan putih yang mekar bersamaan itu menarik perhatian pengguna jalan. Sehingga mirip dengan suasana di Jepang dengan bunga sakura yang khas.

Salah satu pengguna jalan Farida, Mahasiswa UIN Salatiga ini mengaku kaget dengan adanya bunga di sepanjang jalan menuju Kampusnya.

Menurutnya dengan mekarnya bunga ini semakin membuat dirinya semangat untuk kuliah.

“Baru tahu ini, bunganya pada mekar semua. Indah banget, kayak suasana di Jepang. Jadi kalau berangkat kuliah sambil lihat bunga itu, jadi semangat,” ungkap Ida panggilan akrab Farida.

Selain sedap dipandang, Ida juga menyempatkan memfoto dan video ketika jalan ke kampus. Hal itu dilakukan untuk dijadikan konten dan diunggah di media sosial (medsos) miliknya.

“Ini tadi foto-foto dan buat video untuk konten media sosial saja sih. Kelihatannya bagus banget,” terang mahasiswa asal Pati ini.

Salah seorang pekerja peralatan rumah tangga di JLS Salatiga, Muhammad Mufid, mengatakan bunga tabebuya itu mulai mekar sejak satu pekan terakhir.

“Ini sudah mekar sejak satu pekan ini. Memang mekarnya saat musim kemarau seperti ini, September atau Oktober biasanya,” ungkap Mufid.

Dikatakan, bunga ini bisa mekar selama satu bulan. Keunikan bunga ini selain warna-warni juga tidak banyak daunnya saat mekar. Sehingga seperti bunga sakura di Jepang.

“Kalau mekar memang daunnya sedikit, satu pohon itu seperti bunga saja isinya. Jadi banyak pada ambil foto dan video,” katanya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran