URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sempat Viral di Facebook Karena Hilang, Choironi Akhirnya Ditemukan di Kauman Kidul

Sempat Viral di Facebook Karena Hilang, Choironi Akhirnya Ditemukan di Kauman Kidul

Sempat Viral di Facebook Karena Hilang, Choironi Akhirnya Ditemukan di Kauman Kidul

orban Choironi saat dibawa petugas
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Seorang warga usia lanjut Choironi, laki – laki , 59 tahun, warga Canden RT 06 RW 03 Kelurahan Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga dilaporkan hilang oleh keluarga pada hari Rabu, 17/05/2023.

Karena keberadaanya tidak diketahui, pihak keluarga melaporkan ke Polsek Tingkir yang selanjutnya melakukan koordinasi dengan Polres Salatiga dan tim SAR Kota Salatiga. Pada hari Jumat ( 19 / 05 / 2023 ) dilakukan upaya pencarian yang melibatkan BPBD Kota Salatiga, Polsek Tingkir dan Dalmas Polres Salatiga, Basarnas, PMI Kota Salatiga, Relawan Salatiga Peduli, dan warga RW 03 Kelurahan Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga.

Dalam apel pencarian langsung melakukan penyisiran di lokasi yang dimungkinkan korban berada. Tim akhirnya berhasil menemukan korban di wilayah Karetan Kampung Batur , Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga lebih kurang 5 km dari rumah korban dengan posisi duduk dan linglung namun dalam kondisi sehat. Setelah dilakukan pengecekan kesehatan, korban diserahkan kepada keluarganya.

Diwakili oleh Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu ditemukannya korban dalam kondisi selamat, “terima kasih atas bantuan semuanya dan kami akan melakukan pengawasan lebih ketat untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan yang bisa membahayakan keselamatannya” ungkap salah seorang keluarga korban.

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan turut bersyukur karena korban sudah ditemukan dalam keadaan sehat. “apa yang telah dilakukan anggota untuk pencarian hilangnya warga adalah bagian dari tugas tanggung jawab anggota Polri sebagai pengayom pelindung dan pelayan masyarakat, berikan selalu yang terbaik bagi masyarakat karena Polisi adalah abdi masyarakat” ujar Kapolres.

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved