URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seorang Lansia Meninggal Dunia Saat Bersepeda

Seorang Lansia Meninggal Dunia Saat Bersepeda

Seorang Lansia Meninggal Dunia Saat Bersepeda

featured-img
Pihak Kepolisian mengamankan seorang lansia yang meninggal dunia saat bersepeda di Jalan Kartini, Karang Tempel, Semarang Timur, Rabu (18/8/2021)

RASIKAFM – Seorang lansia meninggal dunia saat bersepeda di Jalan Kartini, Karang Tempel, Semarang Timur, Rabu (18/8/2021) pagi.

Korban bernama Ariadhi Hendra Juwana (76) warga Pringgading, Jagalan, Semarang Tengah meninggal ketika naik sepeda gunung sendirian. Saat itu, korban mengenakan pakaian kaus biru, topi biru dan celana pendek hijau.

Saksi mata Slamet Supriyatin (48) menerangkan, korban memang sebelumnya sudah jatuh sebanyak dua kali dan yang terakhir ini meninggal dunia.

Korban jatuh pertama kali di jalan Nias Raya, Karang Tempel, saat itu dirinya sempat menolong korban.

“Saya tawari istirahat dulu sekaligus mau antarkan bapak tersebut ke rumahnya namun menolak dan memilih mengayuh sepeda,” terangnya.

Ia menjelaskan, setelah menolak tawaran tersebut, korban lalu melanjutkan perjalanannya dengan menaiki sepeda yang ia punya tersebut.

Ia yang mengaku kasihan dengan korban lantaran kondisi sudah tua dan lemah memilih mengikutinya secara diam-diam.

Ia ketika berinisiatif mengikuti korban tersebut mengajak seorang rekannya. Hal itu lantaran ia takut di jalan korban mengalami hal yang tak diinginkan.

Selepas diikuti kurang lebih sejauh 900 meter atau dari Jalan Nias menuju Jalan Kartini, korban terjatuh lagi.

“Kami lalu menolong korban dengan mengangkat tubuhnya dari tengah jalan ke pinggir jalan. Kami cek nadinya sudah tidak ada,” ujarnya.

Warga kemudian memanggil ambulance Hebat Kota Semarang untuk meminta dilakukan pemeriksaan medis. Namun, selepas diperiksa korban memang sudah meninggal dunia.

Polsek Semarang Timur juga mendatangi lokasi kejadian yang kemudian menghubungi pihak keluarga korban. Setelah dihubungi, anak korban mendatangi lokasi yang selanjutnya menyatakan kejadian tersebut sebagai musibah yang dinyatakan dalam surat pernyataan.

Jasad korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

BACA JUGA :

M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar