URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

TS (44), seorang pembantu rumah tangga dari Gendongan Timur, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, ditangkap polisi karena diduga mencuri perhiasan emas milik majikannya, Ida Ayu Septiyana, yang tinggal di Perumahan Taman Kembang Arum, Salatiga. Aksi TS terungkap setelah Ida menghubunginya pada April lalu karena TS sering tidak masuk kerja dengan alasan anaknya sakit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sepak Terjang ART Pencuri Perhiasan Berakhir, Setelah Ibu Rumah Tangga ini Melapor Ke Polisi

Sepak Terjang ART Pencuri Perhiasan Berakhir, Setelah Ibu Rumah Tangga ini Melapor Ke Polisi

Sepak Terjang ART Pencuri Perhiasan Berakhir, Setelah Ibu Rumah Tangga ini Melapor Ke Polisi

TS (44) seorang perempuan pembantu rumah tangga tertunduk lesu saat diperiksa polisi.

Foto dok Humas

TS (44) seorang perempuan pembantu rumah tangga tertunduk lesu saat diperiksa polisi.
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sepak terjang TS (44) seorang perempuan pembantu rumah tangga warga Gendongan Timur, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga akhirnya terhenti, setelah pelaku ditangkap polisi.

Ia diduga mencuri perhiasan emas milik majikannya bernama Ida Ayu Septiyana seorang ibu rumah tangga asal Wonosobo yang kini tinggal di Perumahan Taman Kembang Arum, Salatiga.

Dalam rilis yang dikirim Humas Polres Salatiga menyebut,
sekira bulan April lalu korban menghubungi TS melalui whatshap menanyakan apakah berangkat bekerja atau tidak dikarenakan sudah beberapa kali tidak masuk kerja dengan alasan anaknya sedang sakit dan dijawab TS tidak masuk kerja karena akan ke Puskesmas.

Dengan alasan tersebut, korban Ida menaruh curiga kemudian memeriksa meja rias tempat menyimpan perhiasan emas dan ternyata ada yang hilang yaitu 1 buah cincin mahkota berat 8,900 gr seharga kurang lebih Rp 10.600.000.

Kemudian 1 buah cincin model engkol berat 2.359 gr seharga kurang lebih Rp2.700.000. Selanjutnya korban menghubungi TS melalui Whatshap menanyakan hal tersebut akan tetapi tidak dibalas dan teleponpun tidak diangkat.

Setelah dilakukan pencarian melalui agen yang mereferensikan TS, diketahui bahwa TS mengaku telah mengambil perhiasan-perhiasan emas miliknya.

Korban lantas berkonsultasi dengan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat setempat dan melaporkan kasus ini ke mapolres Salatiga, “Awalnya saya meh lapor juga maju mundur, Antara kasihan sama embakya juga, Tapi setelah konsultasi sama pak Bhabin tekad saya bulat, untuk efek jera kedepanya” kata Septi Dompas kepada rasikafm.com, selasa (14/5/2024) pagi.

Disatu sisi dirinya juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras Polisi dengan langsung mengamankan Pelaku. Ia juga menghimbau masyarakat yang menjadi korban kejahatan untuk tidak takut melapor, dirinya juga memberikan tips saat mencari ART baru, “ Warga perlu untuk waspada dan hati hati saat mencari atau menerima asisten rumah tangga yang baru dikenal,” tambah ibu 2 putri ini.

Menurut Septi Ketakutan atas stigma negatif warga terhadap kepolisian justru akan membuat kejahatan merajalela.
“Saya sangat terbantu dengan gerak cepat polres Salatiga, saat melapor tidak ada pungli sama sekali, laporan diterima sangat baik dan langsung ditindaklanjuti segera” tutupnya.

Kasat Reskrim polres Salatiga AKP M. Arifin Suryani, mengatakan Setelah polisi mendapatkan laporan tersebut Tim Satreskrim melakukan penangkapan terhadap TS dan dibawa ke Polres Salatiga guna langkah penyidikan lebih lanjut.

“Barang buktinya antara lain, 1 lembar surat emas yang bertuliskan 1 Cincin mahkota GE GIN 8.900 GR dan 1 Cincin model engkol GE GIN 2.350 GR, yang dikeluarkan oleh Toko Mas NAGA DUNIA Wonosobo tanggal 28/5-2016 dan uang senilai Rp 800.000 sisa hasil kejahatan” ujar AKP Arifin Suryani.

BACA JUGA :

Kasus dugaan kredit fiktif Rp3 miliar di Perumda BPR Bank Salatiga memasuki babak baru setelah Kejaksaan Negeri Salatiga menetapkan empat tersangka. Penetapan melibatkan Direktur Utama DS dan staf bank di Salatiga dan Solo, Sabtu (21/2/2026). Penyidik menilai ada kerugian negara, sementara kuasa hukum WH keberatan dan menilai unsur Tipikor belum final. Penyidikan berlanjut disertai penahanan 20 hari.
Pasca Dirut & Staf Bank Salatiga Tersangka, Kredit Fiktif, WH Nyatakan Keberatan
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana menunjukkan barang bukti berupa celurit sepanjang 1,5 meter yang digunakan untuk tawuran dua kelompok pelajar, saat konferensi pers di ruang Condrowulan, Mapolres Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: win
Janjian Tawuran Lewat Instagram, Polres Semarang Amankan 2 Pelajar, Celurit Sepanjang 1,5 Meter Turut Disita
Satreskrim Polres Salatiga menangkap tiga spesialis pencuri tiang provider yang beraksi di Kantor Tongda Communication, Jalan Argopratiwi, Salatiga. Pelaku HP, AN, dan F mencuri 30 tiang dalam dua aksi pada Desember 2025 dan Januari 2026. Kasus terungkap lewat rekaman CCTV, dengan kerugian korban Rp48 juta.
Gasak Puluhan Tiang Provider, 3 Pencuri Diamankan Polisi
Kejari Salatiga menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi kredit bermasalah. Para tersangka merupakan jajaran Perumda BPR Bank Salatiga dan seorang debitur. Perkara terjadi di Salatiga, Senin (9/2/2026), akibat rekayasa kredit yang merugikan negara Rp3 miliar, diungkap melalui penyidikan dan audit BPK.
Dirut Bank Salatiga dan Stafnya Tersangka Dugaan Korupsi Fasilitas Kredit

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Operasi Tangkap Tangan KPK menjerat dua kepala daerah yakni Sudewo dan Fadia Arafiq di Jawa Tengah pada awal Maret 2026. Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan pejabat publik menjalankan pemerintahan bersih setelah kasus dugaan korupsi pengadaan di Pekalongan ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi melalui operasi tangkap tangan.
Dua Kepala Daerah Terjaring OTT, Ahmad Luthfi Minta Pejabat Publik Clean dan Good Government
Operasi Tangkap Tangan KPK menjerat dua kepala daerah yakni Sudewo dan Fadia Arafiq di Jawa Tengah pada awal Maret 2026. Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan pejabat publik menjalankan pemerintahan bersih...
Satgas Makan Bergizi Gratis menemukan delapan SPPG belum memenuhi standar infrastruktur di Kota Salatiga. Ketua Satgas Nina Agustin menyampaikan hasil evaluasi ini berdasarkan laporan Badan Gizi Nasional pada Februari 2026. Pemerintah memperketat pengawasan, membuka layanan aduan, dan memberi sanksi hingga penutupan bagi dapur MBG yang tidak memperbaiki kualitas layanan.
8 dari 18 SPPG di Kota Salatiga Dinilai belum Sesuai Infrastruktur
Satgas Makan Bergizi Gratis menemukan delapan SPPG belum memenuhi standar infrastruktur di Kota Salatiga. Ketua Satgas Nina Agustin menyampaikan hasil evaluasi ini berdasarkan laporan Badan Gizi Nasional...
Rapat Dengar Pendapat DPRD membahas penonaktifan peserta PBI-JK bersama OPD di Kota Salatiga belum lama ini. Ketua Komisi C Heri Subroto dan Ketua Komisi A Miftah menegaskan layanan kesehatan tetap diberikan karena perubahan data kepesertaan, dengan koordinasi lintas dinas untuk mempercepat aktivasi kembali BPJS warga terdampak.
DPRD Kota Salatiga akhirnya Tanggapi Keluhan Penonaktifan PBI
Rapat Dengar Pendapat DPRD membahas penonaktifan peserta PBI-JK bersama OPD di Kota Salatiga belum lama ini. Ketua Komisi C Heri Subroto dan Ketua Komisi A Miftah menegaskan layanan kesehatan tetap diberikan...
Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan pengereman truk wingbox yang menabrak kendaraan berhenti di lampu merah, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
Begini Kondisi Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen
Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan...
Kecelakaan karambol terjadi saat sebuah truk boks menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026). Sopir truk Indra Warsito diduga mengalami rem blong setelah melanjutkan perjalanan dari Weleri, sehingga kendaraan tak terkendali dan menabrak kendaraan yang berhenti di lampu merah.
Breaking News! Rem Blong di Exit Tol Bawen, Truk Boks Tabrak 9 Kendaraan Saat Lampu Merah
Kecelakaan karambol terjadi saat sebuah truk boks menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026). Sopir truk Indra Warsito diduga mengalami rem blong...
Muat Lebih

POPULER

Kecelakaan lalu lintas melibatkan 10 kendaraan terjadi di Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (3/3/2026) malam. Insiden yang dikonfirmasi Kasatlantas Lingga Ramadhani ini diduga dipicu kegagalan pengereman truk wingbox yang menabrak kendaraan berhenti di lampu merah, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
Begini Kondisi Korban Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Semarang, Eko Lesmono, menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dalam dialog pendidikan di Kabupaten Semarang, baru-baru ini. Ia mendesak perlindungan guru masuk RUU Sisdiknas Prolegnas 2026 serta percepatan penyelesaian tenaga non-ASN melalui pengangkatan ASN dan penataan berbasis kebutuhan daerah.
PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, mendesak Pemkab Semarang mempercepat penanganan banjir dan longsor di Kalongan, Susukan–Kutilang, Lerep, Nyatnyono, dan Blanten, Jumat (27/2/2026). Ia meminta pengerukan Sungai Kaligung serta perbaikan jalan terdampak karena sedimentasi dan cuaca ekstrem. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan BBWS dan instansi terkait.
Longsor dan Banjir Ancam Permukiman, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Desak Penanganan Segera

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved