URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sungai Klegung Meluap, Empat Dusun di Desa Ngrapah Terdampak Banjir Lumpur

Sungai Klegung Meluap, Empat Dusun di Desa Ngrapah Terdampak Banjir Lumpur

Sungai Klegung Meluap, Empat Dusun di Desa Ngrapah Terdampak Banjir Lumpur

featured-img

 

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak empat dusun yang berada di Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang tergenang banjir akibat luapan Sungai Klegung, Kamis (19/1/2023) sore. Empat dusun itu terdiri dari Dusun Nglembu, Ngrapah, Ngogak dan Ngendo.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Juwair Suntara menuturkan bencana hidrometeorologi itu terjadi setelah daerah dataran tinggi Gunung Kelir dilanda hujan lebat. Aliran air dari kawasan itu menuju ke lokasi di bawahnya hingga masuk ke aliran Sungai Klegung.

“Karena debit air yang besar, Sungai Klegung tidak bisa menampung hingga akhirnya meluap ke permukiman warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (20/1/2023).

Diterangkan Juwair, luapan air Sungai Klegung menggenangi kawasan perkampungan, termasuk jalan lingkungan dan rumah warga. Demikian juga dengan material lumpur yang terbawa arus air ikut meninggalkan endapan di hunian warga.

“Data yang kami himpun terdapat 642 kepala keluarga dengan 1.893 jiwa yang terdampak. Sementara korban jiwa dilaporkan nihil,” terangnya.

Atas kejadian itu, ia segera menerjunkan tim untuk melakukan penanganan di lokasi banjir.Mereka dilengkapi peralatan berupa 1 unit mobil serbaguna, 2 unit mobil tangki air bersih, dan 1 unit mesin pompa air. Selain itu, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang juga memberikan bantuan berupa alat penyemprot endapan lumpur.

“Peralatan tersebut untuk membersihkan endapan lumpur baik di rumah warga dan di jalan permukiman,” ungkapnya.

Juwair mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi lingkungan masing-masing terhadap potensi bencana hidrometeorologi terutama saat hujan deras.

“Personel kami tetap siaga 24 jam, alatnya juga sudah siaga. Warga juga kami minta selalu berkoordinasi dengan satgas penanggulangan bencana di masing-masing wilayah untuk mempermudah penanganan jika terjadi bencana,” tandasnya. (win)

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner, fesyen, dan kerajinan di Argotelo Salatiga, Kamis (18/6/2026), melalui pelatihan, business matching, hingga akses jaringan perdagangan internasional.
Kunjungi Argotelo Salatiga, Mendag Busan ajak UMKM Tembus Ekspor
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner,...
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh...
18 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13
18 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah pesisir Semarang dan Perairan Semarang–Demak terjadi pada Kamis (18/6/2026) antara pukul 10.00 hingga...
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi. Suhu udara diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar 50–80 persen.
18 Juni 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Wilayah Pegunungan
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi...
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Muat Lebih

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah