[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: PMK

Jateng-Dapat-75
Jateng Dapat 75.500 Dosis Tambahan Vaksin PMK
Setelah sebelumnya menerima 1.500 dosis vaksin PMK, Provinsi Jawa Tengah kembali mendapatkan alokasi vaksin untuk penyakit kuku dan mulut, Kamis (23/6/2022). Sebanyak 75.500 dosis vaksin PMK kini disimpan...
Jateng Surplus Hewan Kurban
Pemprov Jateng mengimbau warga tidak khawatir terkait sediaan hewan kurban pada hari raya Idul Adha. Data Disnakkeswan Jateng, provinsi ini surplus 26.620 ekor, dari potensi hewan kurban di Jawa Tengah...
Kapolres-Semarang-AKBP-Yovan-Fatika
Bangkai Kambing Dibuang di Sungai Serang, Polisi Dapatkan Petunjuk Penting
Penemuan bangkai kambing di Sungai Serang, Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang perlahan menemui titik terang. Aparat kepolisian menemukan beberapa petunjuk penting dalam proses penyelidikan...
Bangkai-Kambing-di-Sungai-Serang-Bertambah-Jadi-97-Ekor,-Semuanya-Positif-PMK
Bangkai Kambing di Sungai Serang Bertambah Jadi 97 Ekor, Semuanya Positif PMK
Bangkai kambing yang ditemukan di Sungai Serang, Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Selasa (21/6/2022) bertambah menjadi 97 ekor. Berdasarkan informasi awal, jumlahnya hanya sekitar...
Puluhan-Bangkai-Kambing-Ditemukan-di-Aliran-Kali-Serang-Susukan,-Indikasi-PMK-2
Puluhan Bangkai Kambing Ditemukan di Aliran Kali Serang Susukan, Indikasi PMK?
Puluhan bangkai kambing ditemukan di aliran Kali Serang, Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa (21/6/2022). Bangkai-bangkai tersebut diketahui oleh warga setempat yang melintas di...
Penutupan-Pasar-Hewan-di-Kabupaten-Semarang-Kembali-Diperpanjang
Penutupan Pasar Hewan di Kabupaten Semarang Kembali Diperpanjang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang kembali memperpanjang penutupan pasar hewan. Sedianya, pasar hewan yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Semarang akan dibuka pada tanggal 21 Juni 2022, namun melihat...
Keterbatasan-Tenaga-Medis-Jadi-Kendala-Penanganan-PMK-di-Kabupaten-Semarang
Keterbatasan Tenaga Medis Jadi Kendala Penanganan PMK di Kabupaten Semarang
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Kabupaten Semarang terus mengalami lonjakan. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang,...
Bupati-Semarang-Ngesti-Nugraha
Antisipasi Pasar Hewan Tiban, Bupati Semarang: Sebaiknya Beli Langsung ke Kandang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melakukan langkah antisipasi terhadap pedagang hewan kurban dadakan (tiban) menjelang hari raya Iduladha tahun ini. Salah satunya dengan tidak mengizinkan para penjual...
Petugas-Polres-Semarang-menyemprot-cairan-disinfektan-di-kandang-komunal-untuk-mencegah-penyebaran-PMK-di-Kabupaten-Semarang
Tangani PMK, Pemkab Semarang Anggarkan Rp300 Juta
Masih merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Semarang, Pemerintah Pusat mengambil kebijakan dengan menerbitkan Instruksi...
Wabah-PMK-Meluas,-Kabupaten-Semarang-Belum-Berstatus-KLB
Wabah PMK Meluas, Kabupaten Semarang Belum Berstatus KLB
Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Kabupaten Semarang semakin mewabah. Tercatat hingga Senin (12/6/2022), total sebanyak 1.675 ekor hewan ternak yang terindikasi PMK, dengan 18...
Muat Lebih

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting