URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Curhatan warga di Salatiga tentang sering padamnya aliran listrik saat musim hujan kini ditanggapi secara cepat oleh Polres Salatiga. Melalui grup WhatsApp, masyarakat di Salatiga dapat menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka untuk mempercepat penanganan masalah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tak Hanya Soal Keamanan, Saat Listrik Padam-pun Warga di Salatiga Ini Lapor Kapolres

Tak Hanya Soal Keamanan, Saat Listrik Padam-pun Warga di Salatiga Ini Lapor Kapolres

Tak Hanya Soal Keamanan, Saat Listrik Padam-pun Warga di Salatiga Ini Lapor Kapolres

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Musim hujan kini melanda kota Salatiga, kadang membuat aliran listrik sering padam hingga membuat kerepotan. Salah satunya adalah warga di Karang Duwet Kutowinangun Lor Tingkir Salatiga, belum lama ini.

Saat listrik padam Ia lantas memberanikan diri curhat langsung kepada kapolres Salatiga Feria Kurniawan, jika aliran listrik di rumahnya padam. sebelumnyan ia sudah melaporkan hal ini kepada petugas namun belum ada penangganan. Sebelumnya

Melalui WA group kapolres Salatiga membuka kesempatan semua warga untuk melaporkan segala sesuatu tentang kota Salatiga.

Untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat, selain melalui program Jumat Curhat, Polres Salatiga juga membuat whatsApp group.

Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan mengungkapkan bahwa adanya WA group itu untuk menghilangkan sekat dan batas antara anggota Polri dengan masyarakat.

“Adanya WA group masyarakat lebih enak dan terbuka menyampaikan keluhannya, itu dilakukan agar lebih cepat dalam merespon berbagai permasalahan atau keluhan yang dirasakan masyarakat” ujar Kapolres saat dikonfirmasi Rasika FM, Senin (20/2/2023).

Kapolres Salatiga Feria Kurniawan, berfoto bersama wartawan Unit Polres Salatiga belum lama ini.

Kapolres menuturkan meski terkadang hal hal kecil yang disampaikan, namun itu pertanda bahwa masyarakat masih mencintai Polri, masih percaya bahwa Polri menjadi salah satu wadah problem solving.

“Kami tidak pernah merasa direpotkan meskipun eksekusinya bukan kami yang melakukan, kami juga menggandeng stakeholder yang lain untuk percepatan penyelesaian masalah. Termasuk ada curhatan masyarakat yang menyampaikan tentang listrik padam,”tutur Kapolres.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum