URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terinspirasi Kegigihan Ortu, Nur Hidayat Datang di Acara Wisuda UIN dengan Naik Benso

Terinspirasi Kegigihan Ortu, Nur Hidayat Datang di Acara Wisuda UIN dengan Naik Benso

Terinspirasi Kegigihan Ortu, Nur Hidayat Datang di Acara Wisuda UIN dengan Naik Benso

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Seolah tidak Ingin Lupa Asal-usulnya, Wisudawan UIN Salatiga Nur Hidayat datang ke acara wisuda naik benso yang biasa dipakai menggergaji kayu.

Mahasiswa Fakultas Syariah Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga datang ke prosesi wisuda naik benso, atau mobil yang berkeliling menyewakan jasa penggergajian kayu.

Nur Hidayat, mahasiswa tersebut mengendarai benso dari rumahnya di Dusun Gumukan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang ke kampus UIN Salatiga yang ada di Jalan Lingkar Salatiga.

“Sepanjang perjalanan banyak yang melambaikan tangan, banyak ada juga yang menyetop untuk minta foto bersama,” ungkapnya saat dihubungi,(29/7/2023).

Dirinya mengaku tidak malu meski datang ke acara wisuda dengan cara yang berbeda. “Karena dari benso ini, kami sekeluarga bisa mencarj nafkah. Sekarang bapak sudah tua dan istirahat, diganti oleh kakak saya yang bekerja dengan benso,” ujar anak pasangan Jamadi dan Gimah ini.

“Saya anak keempat, kadang kala kalau kuliah pas off, saya juga ikut kerja sama kakak. Lumayan dapat uang kerjaan, bayarannya harian. Bisa untuk jajan dan bantu-bantu uang kuliah,”
Tambah Nur yang kini berprofesi sebagai guru Olah Raga di SMP Izzatul Asna Getasan ini.

Pantauan wartawan, dia mengendarai benso yang berbentuk besar di sepanjang jalan raya.
Bahkan di belakang benso itu bertuliskan “mak,, anakmu wisuda mak”.

Sontak momen tersebut mendapat sorotan masyarakat yang melihatnya.

Benso merupakan mobil yang berkeliling menyewakan jasa penggergajian kayu, dikecamatan Tengaraan dan Suruh kendaraan ini kerap ditemui.

“Kan ini momentum dalam hidup, pakai toga naik benso. Keluarga juga mendukung, jadi ya tidak masalah,” paparnya.

Terpisah Rektor UIN Salatiga Prof. Zakiyuddin Baidhawy dalam Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-53 dan Wisuda ke-3 di Gedung Auditorium dan Student Center Kampus III tersebut melepas 662 wisudawan.

”Selain menambah fasilitas-fasilitas fisik, kami akan terus mengembangkan kompetensi SDM dan kompetensi di bidang non-fisik lainnya. Upaya itu kami tempuh untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa,” paparnya.

Zakiyuddin menilai UIN Salatiga telah melewati banyak hal dan meraih berbagai capaian dengan dukungan semua pihak. Seperti dibukanya prodi bidang sains dan teknologi. “Di antaranya prodi Teknologi Informasi, Bisnis Digital, Sains Data, serta Perpustakaan dan Sains Informasi,” ungkapnya.

 

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved