URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 15.30 WIB, dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS). Menurut Kasi Humas Polres Salatiga Henri Widyoriani, korban Sandhika Rusdianto meninggal di lokasi, sementara Ghani Gadis Almatin (23) meninggal saat dirawat di RSUD Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tidak Sempat Menghindar, Mio Terlintas Truck di JLS, Dua Korban Meninggal Dunia

Tidak Sempat Menghindar, Mio Terlintas Truck di JLS, Dua Korban Meninggal Dunia

Tidak Sempat Menghindar, Mio Terlintas Truck di JLS, Dua Korban Meninggal Dunia

Motor korban laka saat diangkut petugas
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) pada Kamis (23/5/2024) sekira pukul 15.30 WIB.

Kasi Humas Polres Salatiga Henri Widyoriani mengatakan, korban meninggal dalam kecelakaan ini, berboncengan naik sepeda motor Mio. “Mereka naik motor Yamaha AA 3397 DZ, korban Sandhika Rusdianto meninggal di lokasi kecelakaan. Sementara pembonceng, Ghani Gadis Almatin (23) warga Wonosobo meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Salatiga,” jelasnya.

Kecelakaan ini bermula saat truk tronton yang dikemudikan Soni (54), warga Kampung Karanganyar RT 031 RW 009, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dan Yamaha Mio melaju dari arah barat ke timur, yaitu dari Kumpulrejo menuju Cebongan.

Lebih lanjut, Iptu Henri menjelaskan bahwa Yamaha Mio berada di depan truk tronton saat keduanya melaju di jalur yang sama. “Sesampai di lokasi kejadian, Yamaha Mio membelok ke kanan menuju Klampeyan. Namun, karena pengemudi truk tronton kurang hati-hati dan tidak menjaga jarak aman, kecelakaan pun terjadi,” tambahnya.

Sementara itu menurut Wagiman pengendara sepeda motor warga Boyolali yang melintas mengungkapkan jika korban merupakan karyawan PT SCI.”Truk tidak mengurangi kecepatan, sehingga saat sepeda motor belok langsung menabrak,”terangnya.
Henri mengungkapkan, kecelakaan terjadi tepatnya di JLS Simpangempat Klampeyan Kelurahan Cebongan Kecamatan Argomulyo. “Sepeda motor tersebut terlibat kecelakaan dengan truk tronton B 9594 FEV yang dikemudikan Soni Mataram (54) warga Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Menurut Henri, awalnya truk dan sepeda motor tersebut berjalan searah, dari arah Kumpulrejo ke Cebongan. “Posisi sepeda motor berada di depan truk tronton, kemudian sesampainya di lokasi kecelakaan tersebut, sepeda motor membelok ke kanan atau arah Klampeyan,” paparnya.

“Karena jarak antara sepeda motor dan truk yang dekat, tidak sempat menghindar sehingga terjadi kecelakaan. Korban satu orang meninggal di tempat dan pembonceng meninggal di rumah sakit, keduanya mengalami luka di bagian kepala,” ungkap Henri.

Henri mengimbau kepada pengendara kendaraan bermotor untuk selalu waspada dan berhati-hati. Selain itu, mengamati kendaraan lain sebelum membelok untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

BACA JUGA :

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan