URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tren Kasus COVID-19 Membaik, Ganjar : Saya Terimakasih, Panjenengan Hebat Pokoke

Tren Kasus COVID-19 Membaik, Ganjar : Saya Terimakasih, Panjenengan Hebat Pokoke

Tren Kasus COVID-19 Membaik, Ganjar : Saya Terimakasih, Panjenengan Hebat Pokoke

Featured Image
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Kabupaten Kota atas kerja keras menekan laju penambahan kasus COVID-19. Sebab, hasilnya mulai terlihat penurunan kasus hingga hari ini.

Hal itu disampaikan Ganjar, saat membuka Rapat Penanganan Covid-19 dengan Kabupaten/Kota se Jawa Tengah secara daring di Ruang Rapat Gd. A Lt 2, Senin (30/8). Ganjar mengatakan grafiknya menunjukkan trennya membaik.

“Sekarang kalau kita lihat gambarnya nyenengke, grafiknya menurun. Kita juga lihat tren yang mulai baik, tapi jangan lengah dan tetap memantau kondisi ini,” ujar Ganjar.

Ganjar juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara pemerintah daerah dengan provinsi dalam hal sinkronisasi data. Ganjar menegaskan, saat ini Jawa Tengah menjadi daerah dengan data yang paling bersih di pusat.

“Saya yang akan mempertanggungjawabkan. Insyaallah data kita paling bersih. Saya terima kasih, panjenengan hebat pokoke,” ucapnya.

Ditemui usai rapat, Ganjar mengatakan tren penanganan pandemi COVID-19 di Jawa Tengah saat ini bagus. Indikasinya, lanjut Ganjar, adalah dari kondisi rumah sakit di daerah yang ICU dan isolasinya mulai kosong.

“Alhamdulillah sih sampai hari ini bagus ya. Jadi kalau kita melihat kondisi kita, melihat dari bagaimana daerah-daerah, video-video yang dikirimkan ke saya, apalagi kondisi rumah sakit sih optimis,” katanya.

Bahkan, Ganjar mengatakan bahwa Rumah Sakit Tugu melaporkan kondisi ICU sudah kosong. Mereka pun telah meminta izin untuk membuka ruang untuk pasien umum.

“Maka sudah diminta di rumah sakit Tugu, ‘pak kami mau sampaikan ke publik agar pasien-pasien yang lain sudah boleh masuk’ itu tanda saja. Di tempat lain sudah dikirimi, kabupaten-kabupaten bahwa kondisinya membaik,” tegasnya.

Sebagai informasi, per 29 Agustus 2021 pukul 12.00 kasus aktif di Jateng sebanyak 9.262 kasus dengan penambahan hariannya 517 kasus positif. Jumlah tersebut rinciannya, kasus dirawat sebanyak 3.274 kasus dan kasus isolasinya 5.988 kasus.

Tingkat keterisian atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di ICUmengalami penurunan 4,42 persen menjadi 32,31 persen dibandingkan pada 21 Agustus yang mencapai 43,40 persen.

Keterisian isolasi terpusat juga mengalami hal yang sama. Saat ini, jumlah pasien isoter di Asrama Haji Donohudan hanya terisi 92 pasien dari total kapasitas 684 TT. Sementara di BPSDMD hanya terisi 24 pasien dari total kapasitas 216 TT.

“Tapi saya minta ini tetap disiplinnya nggak boleh kendor, agar kita bisa sampai garis finish bersama-sama,” tandas Ganjar.

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

tes 12
asdasd asdasd
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved