URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta para pengurus masjid untuk tidak melarang anak-anak bermain di masjid karena masjid juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk semakin mengenal agama. Wagub Gus Yasin juga menekankan bahwa masjid harus dibuat nyaman dan diisi dengan berbagai kegiatan untuk masyarakat agar masjid menjadi sarana pemersatu dan tempat mencari solusi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wakil Gubernur Jawa Tengah Minta Anak-Anak Diperbolehkan Bermain di Masjid untuk Lebih Mengenal Agama

Wakil Gubernur Jawa Tengah Minta Anak-Anak Diperbolehkan Bermain di Masjid untuk Lebih Mengenal Agama

Wakil Gubernur Jawa Tengah Minta Anak-Anak Diperbolehkan Bermain di Masjid untuk Lebih Mengenal Agama

featured-img

RASIKAFM.COM | PEMALANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta kepada pengurus masjid untuk tidak melarang anak-anak bermain di masjid, karena masjid menjadi tempat bagi anak-anak untuk lebih mengenal agama.

“Apalagi kok anak kita, baru mengenal (salat) jemaah, diajak (salat) jemaah di masjid. Tidak apa-apa, tidak usah diganggu. Lha anak kecil ada main-mainnya. Kalau yang ngompol, orang tuanya yang tanggung jawab. Diajari cara menyucikannya bagaimana,” kata Gus Yasin, sapaan wagub, saat meresmikan Masjid Jami Attaaibuun, Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Minggu (19/2/2023).

Selain itu, ia juga berpesan agar peresmian masjid tidak hanya menjadi acara selebrasi semata, tetapi juga agar masyarakat dapat mengisi masjid dengan berbagai kegiatan seperti pengajian dan kegiatan lain yang dapat menambah pengetahuan. Kegiatan tersebut tidak hanya terbatas pada lima waktu salat.

Ditambahkan, masjid juga harus menjadi sarana pemersatu masyarakat. Jika ada persoalan, dapat dirembuk di masjid untuk mencari solusi. Selain itu, masjid mesti dibuat senantiasa nyaman bagi siapa saja yang datang.
“Biarkan masjid ini menjadi peradaban. Biarkan masjid ini menjadi satu wadah untuk pemersatu. Masjid itu ya bikin nyaman. Jangan sampai masjid menimbulkan permusuhan. Harus ada solusi,” imbuhnya.

Usai meresmikan masjid Jami Attaaibuun, Wagub Gus Yasin berkesempatan menunaikan ibadah salat berjemaah di sana. Setelah acara selesai, wagub menyempatkan untuk berdiskusi dengan tokoh masyarakat, terkait kerukunan antarmasyarakat di wilayah tersebut.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara