URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan membuka secara resmi Pawai Ta’aruf Piala Wali Kota ke-4 dalam rangka Haul ke-10 KH. M. Zoemri RWS yang diadakan di Lapangan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, pada Sabtu, 17 Mei 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak termasuk kontingen dari lembaga pendidikan dan masyarakat umum. Acara digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan keteladanan Kyai Zoemri dalam bidang keilmuan dan dakwah Islam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Salatiga Lepas Pawai Ta’aruf Haul KH. Zoemri RWS Al Falah

Wali Kota Salatiga Lepas Pawai Ta’aruf Haul KH. Zoemri RWS Al Falah

Wali Kota Salatiga Lepas Pawai Ta’aruf Haul KH. Zoemri RWS Al Falah

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan membuka secara resmi Pawai Ta’aruf Piala Wali Kota ke-4 dalam rangka Haul ke-10 KH. M. Zoemri RWS yang diadakan di Lapangan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, pada Sabtu, 17 Mei 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak termasuk kontingen dari lembaga pendidikan dan masyarakat umum. Acara digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan keteladanan Kyai Zoemri dalam bidang keilmuan dan dakwah Islam.
Foto Arief Rasika
Robby saat membuka acara pawai Ta'aruf
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menghadiri Kegiatan Pawai Ta’aruf Piala Wali Kota ke-4 dalam Rangka Haul ke-10 Almaghfurlah KH. M. Zoemri RWS yang berlangsung di Lapangan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Sabtu (17/5/25). Pada kesempatan itu, Robby mengajak umat Islam untuk menjadi bagian dalam mewujudkan toleransi yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Kota Salatiga.

Robby berharap pasai terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para santri untuk meneladani para pendahulu Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam (PPTI) Al Falah, dalam semangat keilmuan, keteladanan, dan pengabdian kepada umat dan masyarakat.

“Sebagai wujud dari penghormatan, kekaguman, dan kebanggaan kepada Kyai Zoemri RWS, yang kita peringati haul-nya, sungguh menjadi kehormatan bagi saya, untuk berada di tengah-tengah keluarga besar PPTI Al Falah. Kegiatan haul yang disemarakkan dengan kegiatan Pawai Taaruf yang pelaksanaanya sudah memasuki tahun ke-4, tentu menjadi hal yang istimewa,” ungkap Robby.

Menurut Robby, haul bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga momentum spiritual untuk mengenang dan meneladani perjuangan para ulama dan pendiri pondok pesantren dalam menegakkan nilai-nilai Islam, pendidikan, dan akhlak mulia. Ia juga berharap, pawai ta’aruf bisa menjadi bagian dari syiar untuk semakin memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan antara PPTI Al Falah, masyarakat, dan Pemerintah Kota Salatiga.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahiim, Pawai Ta’aruf Piala Wali Kota ke-4, saya nyatakan dimulai. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam membantu penyelenggaraan acara ini. Semoga acara dapat berlangsung dengan tertib dan lancar,” tandasnya.

Sementara, Pengasuh PPTI Al Falah, Nyai Hj. Latifah Zoemri menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi, termasuk para kontingen dari berbagai lembaga pendidikan di Salatiga, panitia penyelenggara, dan terutama Wali Kota serta pihak yang telah memfasilitasi acara. Ia menekankan pentingnya melestarikan tradisi haul secara rutin dan menyatakan niat untuk terus mengadakannya setiap tahun.

Delegasi SMP Ruq Alfalah (Foto Arief Rasika)

Pawai ta’aruf diikuti oleh 17 kontingen yang terbagai dalam kategori SD/MI, TPQ/RA/Madin, kategori SMP/SMK serta kategori umum dan Ponpes. Dimulainya pawai ditandai dengan pelepasan kontingen tamu Marching Band Gema Taruna Bhumi dari STPN Yogyakarta, diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kota Salatiga.

“Kami tidak akan meninggalkan tradisi, karena yang seperti ini akan menjadi tradisi. Bukan hanya satu kali, selama kita masih diberi hayat, Insya Allah akan terus mengadakan tradisi yang seperti ini secara rutin,” ucapnya.

Pemukulan gong sebagai tanda dimulainya acara pawai

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas

Satu pemikiran pada “Wali Kota Salatiga Lepas Pawai Ta’aruf Haul KH. Zoemri RWS Al Falah”

Tinggalkan komentar

Satu pemikiran pada “Wali Kota Salatiga Lepas Pawai Ta’aruf Haul KH. Zoemri RWS Al Falah”

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar