KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Komitmen Dukung Investasi dan Kemudahan Perizinan

Wali Kota Semarang Komitmen Dukung Investasi dan Kemudahan Perizinan

Wali Kota Semarang Komitmen Dukung Investasi dan Kemudahan Perizinan

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menekankan pentingnya kemudahan perizinan di seluruh dinas terkait, bukan hanya pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Ia meminta semua pihak terlibat saling mendukung, berkomunikasi, dan siap mencari solusi jika terjadi permasalahan.
Foto:/dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat meresmikan Gerai Istana Buah Cabang Sultan Agung, Semarang, Jumat (2/6/2023).

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menekankan bahwa kunci perizinan yang mudah tidak hanya pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP saja, melainkan seluruh dinas yang terkait. Karena itu, dirinya berpesan supaya seluruh pihak yang terlibat saling mendukung dan berkomunikasi serta sigap mencari solusi jika muncul permasalahan.

“Perizinan di Kota Semarang tidak hanya menyangkut DPMPTSP saja. Contohnya, untuk IMB itu dipegang Dinas Tata Ruang atau Distaru, izin aman mengenai dampak lingkungan (Amdal) di wilayah Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kemudian untuk balik nama itu ada di wilayah Bapenda. Nah ini semua harus berjalan, kita harapkan dengan adanya kemudahan perizinan dan infrastruktur juga mendukung investasi di Kota Semarang,” kata wali kota yang akrab disapa Mbak Ita di Hotel Dafam Semarang, Jum’at (23/6/2023).

Wali kota perempuan pertama di ibu kota Jawa Tengah tersebut juga menyampaikan komitmen jajarannya dalam pembenahan infrastruktur guna mendukung kelancaran investasi dan laju bisnis. Hal ini dilakukan dengan memperbaiki jalan-jalan utama yang rusak dan peningkatan fasilitas umum yang menjadi titik distribusi. “Kita bicara mau izinnya cepet dan sebagainya, tapi kalau infrastrukturnya nggak mendukung ya percuma. Akses yang menuju bandara dan akses menuju pelabuhan kita berbenah terus,” tandas Mbak Ita.

Selain jalan, untuk infrastruktur pendukung lainnya seperti peninggian jembatan hingga kawasan bebas dari banjir dan rob juga turut dibenahi. Misalnya normalisasi Sungai Plumbon, pembuatan Embung Wono Plumbon dengan kapasitas 11 ribu meter kubik hingga pembangunan sheetpile yang dijadwalkan tahun 2023 ini tuntas. Sehingga ketika akses dan infrastruktur semakin baik maka akan lebih banyak investor yang tertarik masuk ke Kota Semarang.

“Kami minta BBWS untuk membenahi dulu Kali Plumbon, tidak langsung normalisasi tapi tanggul kritis dibenahi sehingga banjir di musim hujan tidak terjadi seperti tahun lalu. Pembenahan di area bandara dan pelabuhan juga dilakukan. Wilayah timur di muara Sungai Tenggang dan Sringin kita terus benahi, karena ini titik krusial saat musim hujan dan rob,” paparnya.

Dalam kesempatan Sharing Session DPMPTSP Kota Semarang dengan Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (Porinti) Semarang dan Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jawa Tengah tersebut, pihaknya bahkan siap mengeluarkan kebijakan yang mendukung investor untuk menanamkan modal di Kota Semarang.

“Saat ini adalah waktu yang tepat untuk bangkit karena status pandemi Covid-19 sudah dicabut. Tentunya akan lebih leluasa aturan-aturan yang dulu mengikat (pembatasan) bagi para pengusaha sekarang sudah tidak berlaku lagi,” lanjut Mbak Ita.

Mbak Ita berharap dengan adanya kemudahan dalam berinvestasi serta infrastruktur yang mendukung maka investasi di Kota Semarang akan berkembang pesat. “Tahun ini ada beberapa investor yang akan masuk salah satunya di POJ ada hotel, apartemen, mal lalu di Kecamatan Pedurungan akan ada sport center dan apartemen, Semarang bagian atas akan ada hotel dan mal,” terangnya.

Terlebih sebentar lagi Mal Pelayanan Publik (MPP) Metaverse akan segera dilaunching. Melalui MPP Metaverse maka pengusaha yang akan mengurus perizinan tidak harus datang ke kantor MPP. “Ini akan memudahkan masyarakat yang akan berinvestasi atau mengurus perizinan tidak perlu datang ke kantor MPP tapi cukup dengan aplikasi MPP metaverse,” pungkas Mbak Ita.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]