URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wisata petik buah anggur milik Jinan Hanida di Jalan Perumdis Nomor 39, Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, menjadi destinasi favorit masyarakat saat musim panen, terutama di greenhouse miliknya yang berukuran 20x25 meter persegi. Pada Rabu (4/12/2024), wisata ini ramai dikunjungi, termasuk wisatawan dari Salatiga, Jakarta, Solo, Semarang, dan Bangka Belitung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Warga Salatiga Raup Puluhan Juta Usai Budidaya Anggur Gozv asal Ukraina

Warga Salatiga Raup Puluhan Juta Usai Budidaya Anggur Gozv asal Ukraina

Warga Salatiga Raup Puluhan Juta Usai Budidaya Anggur Gozv asal Ukraina

Jinan Hanida, saat berada di greenhouse tanaman anggur jenis Gozv asal Ukraina di kebun samping rumahnya. Foto Arief Rasika
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wisata petik buah segar saat ini semakin diminati oleh masyarakat. Salah satunya adalah wisata petik buah anggur milik Jinan Hanida, warga Jalan Perumdis Nomor 39, RT 04/RW 14, Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Greenhouse berukuran 20×25 meter persegi miliknya itu selalu ramai dengan pengunjung saat masa penen tiba.

Bersama keluarganya perempuan yang akrab disapa Jinan itu sengaja membuat greenhouse tanaman anggur jenis Gift of Zaphorozye Viking atau biasa disebut Gozv asal Ukraina di kebun samping rumahnya.

“Kalau musim panen seperti ini hampir setiap hari ada pengunjung yang datang. Hari ini tadi ada dari Salatiga yang membeli langsung petik di sini,” ungkap Jinan

Dikatakan, sebelum membeli para pengunjung dibebaskan untuk mencicipi anggur yang disukai. Bisa memilih anggur yang dalam kondisi asam maupun yang sudah manis.

“Pengunjung bisa mencicipi dan jika merasa cocok dan enak bisa langsung dipetik dan dibeli. Untuk harga satu kilogram hanya Rp 100.000,” bebernya.

Diakuinya, selain wisatawan dari Salatiga, ada juga wisatawan dari Bangka Belitung, Jakarta, Solo, dan Semarang yang sudah mencoba wisata petik buah di greenhouse miliknya. Menurutnya, peminat wisata petik buah saat ini cukup tinggi. Hal itu terbukti anggur miliknya selalu habis saat panen.

“Kalau panen hanya buka wisata petik buah gitu selalu habis. Jadi kami tidak kesulitan untuk menjual. Karena memang banyak wisatawan yang suka wisata petik buah,” ungkap Jinan.

Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Salatiga Ningsih mengaku baru pertama kali datang ke wisata petik buah anggur milik Jinan. Menurutnya, buah anggur di tempat tersebut berbeda dari anggur biasanya.

“Anggur di sini seger, enak, dan renyah. Kita juga bisa memilih secara langsung dan mencicipi juga. Kalau ini anggurnya benar-benar seger rasanya. Karna petik langsung dari pohonnya,” ungkap Ningsih.

Menurutnya, wisata petik anggur ini juga sebagai bentuk refreshing bersama teman-temannya. Sebab pengunjung dibebaskan untuk memilih secara langsung dan memilih sendiri.

“Kalau soal harga cukup murah. Karena ini anggur premium dan kita bebas memilih yang bagus-bagus jadi sangat cocok untuk wisata bersama teman maupun keluarga,” katanya.

BACA JUGA :

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui BKUD akan mengoptimalkan pajak parkir toko modern dan ritel setelah pembayaran pengelola dinilai belum sesuai perhitungan volume kendaraan. Kepala BKUD Rudibdo menyampaikan strategi tersebut di Ungaran, Kamis (2/7/2026), melalui sosialisasi kepada pengelola agar fasilitas parkir gratis tetap memenuhi kewajiban pajak sesuai regulasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.
Penerimaan Parkir Toko Modern di Kabupaten Semarang Tak Optimal, Ini Strategi BKUD Kejar Potensi Pajak Parkir
Puluhan remaja Pecinta dan Pelestari Alam Tengaran menebar 1.900 bibit ikan di aliran Sungai Serang, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (5/7/2026). Aksi yang digagas Ketua RW 02 Dukuh Krajan, Sowam Ahmadi, menggunakan donasi warga untuk memulihkan ekosistem pascapencemaran limbah sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjaga kelestarian sungai.
Jaga Kelestarian Alam, Remaja di Tengaran Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Serang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar