RASIKAFM.COM | UNGARAN – Rasa syukur setelah menunaikan ibadah haji diwujudkan dengan cara berbeda oleh Mustofa Ismail (67), jamaah haji asal Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Setibanya di Tanah Air, ia menepati nazarnya dengan berjalan kaki sejauh sekitar 34 kilometer dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali menuju rumahnya, Kamis (11/6/2026).
Perjalanan panjang tersebut ditempuh hampir selama 15 jam. Mustofa mulai berangkat pukul 08.30 WIB dengan melintasi sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, mulai dari Kecamatan Sambi, Simo, Klego, hingga Karanggede, sebelum akhirnya memasuki Kecamatan Suruh dan sampai rumahnya sekitar pukul 23.15 WIB.
“Alhamdulillah perjalanan lancar. Ini bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan kelancaran yang diberikan selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke rumah dengan selamat,” katanya.
Aksi berjalan kaki bukan kali pertama dilakukan Mustofa. Saat berangkat menuju Tanah Suci beberapa waktu lalu, ia juga berjalan kaki dari rumah menuju Gedung IPHI Kecamatan Suruh yang menjadi titik keberangkatan jamaah haji.
Dalam perjalanan pulang, Musthofa didampingi adik perempuannya, Zuriyah. Sementara putranya, Ahmad Mustofa, mengawal dari belakang menggunakan sepeda motor guna memastikan perjalanan berlangsung aman.
Setibanya di rumah, Mustofa tidak langsung beristirahat. Ia terlebih dahulu menuju masjid setempat untuk menunaikan salat sebelum bersilaturahmi dengan kedua orang tuanya.
“Ini keinginan sejak lama sebenarnya, memang tidak cerita ke siapa-siapa sampe akhirnya bisa kesampaian,” lanjutnya.
Penantian panjang selama sekitar 14 tahun untuk berangkat haji akhirnya terbayar pada musim haji tahun ini. Bagi Mustofa, keberhasilan menunaikan ibadah haji sekaligus memenuhi nazarnya menjadi momen yang sangat membahagiakan.
Ia berharap rasa syukur yang dirasakannya serta dukungan keluarga dan masyarakat yang diterimanya dapat membawa keberkahan bagi banyak pihak. (win)


