KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Yasip Khasani Terima Jamaah Al-Khidmah Salatiga, Berencana Gelar Haul Akbar 2024

Yasip Khasani Terima Jamaah Al-Khidmah Salatiga, Berencana Gelar Haul Akbar 2024

Yasip Khasani Terima Jamaah Al-Khidmah Salatiga, Berencana Gelar Haul Akbar 2024

Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani, bersama Bagian Kesra Setda Kota Salatiga, menerima audiensi dengan Jamaah Al Khidmah Kota Salatiga terkait rencana penyelenggaraan Haul Akbar 2024. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota pada Kamis (03/10/2024).
Foto dok IST
Pj Walikota Salatiga, Yasip Khasani saat terima Jamaah Al-Khidmah yang akan menyelenggarakan Haul Akbar 2024

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pj. Wali Kota Salatiga Yasip Khasani didampingi Bagian Kesra Setda Kota Salatiga menerima Audiensi dengan Jamaah Al Khidmah Kota Salatiga terkait rencana penyelenggaraan Haul Akbar tahun 2024. Kunjungan diterima di Ruang Kerja Wali Kota, Kamis (03/10/24).

Ketua Panitia Haul Akbar 2024, Anindita, menyampaikan bahwa Jamaah Al-Khidmah berencana akan menyelenggarakan Haul Akbar 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2024 bertempat di Rumah Dinas Walikota dengan tema Haul Akbar Menuju Pilkada yang Damai 2024.

Dalam penyelenggaraannya, panitia berencana untuk mengundang ketiga Calon Wali Kota Salatiga untuk hadir. Serta meminta bantuan kepada pemerintah Kota Salatiga berupa jamuan, panggung, genset, sound system serta tenda.

Selanjutnya, pengurus meminta arahan dari Pj Wali Kota Salatiga terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Yasip memberikan saran kepada panitia untuk terlebih dahulu konsultasi dengan Bawaslu dan KPU terkait rencana untuk mengundang ketiga Calon Wali Kota Salatiga. Untuk penggunaan Rumah Dinas Yasip mengijinkan serta untuk bantuan jamuan dan lain sebagainya agar bisa berkoordinasi dengan Bagian Umum.

“Monggo kalau mau diselenggarakan di Rumah Dinas, untuk jamuan dan yang lainnya silakan koordinasi dengan Bagian Umum mana yang bisa dipenuhi oleh Bagian Umum, mana yang harus disediakan oleh Panitia,” kata Yasip.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]