URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gunung Gajah Telomoyo, Kabupaten Semarang, menjadi tuan rumah Kejuaraan Internasional Paralayang Panglima TNI dan Telomoyo Cup IX 2025 pada 3–9 September. Sebanyak 132 atlet dari Indonesia, Malaysia, Iran, dan Swiss berkompetisi. Ajang ini dibuka Marsma TNI Gatot Sutomo dan turut didukung Pemkab Semarang melalui perbaikan akses jalan serta bazar UMKM.

Mbak Google

KABAR RASIKA

132 Atlet Paralayang dari Empat Negara Adu Ketangkasan di Telomoyo Cup IX 2025

132 Atlet Paralayang dari Empat Negara Adu Ketangkasan di Telomoyo Cup IX 2025

132 Atlet Paralayang dari Empat Negara Adu Ketangkasan di Telomoyo Cup IX 2025

Kejuaraan Internasional Paralayang Panglima TNI dan Telomoyo Cup IX 2025 resmi dibuka di Gunung Gajah, Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini akan berlangsung dari Rabu-Senin (3–9/9/2025). Foto: win
Kejuaraan Internasional Paralayang Panglima TNI dan Telomoyo Cup IX 2025 resmi dibuka di Gunung Gajah, Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini akan berlangsung dari Rabu-Senin (3–9/9/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Gunung Gajah Telomoyo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga dirgantara. Sebanyak 132 atlet paralayang dari empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Iran, dan Swiss, siap unjuk kemampuan dalam ajang Kejuaraan Internasional Paralayang Panglima TNI dan Telomoyo Cup IX 2025, yang berlangsung 3–9 September 2025.

Para peserta akan berlaga di dua nomor utama, yakni Cross Country (lintas alam) yang diikuti 52 atlet, serta Landing Accuracy (ketepatan mendarat) yang diikuti 80 atlet. Dari Indonesia sendiri, kontingen datang dari 18 provinsi.

Ajang ini mempertandingkan berbagai kategori. Untuk lintas alam ada kategori perorangan overall, perorangan putra-putri U-26, beregu, serta sport class. Sedangkan untuk ketepatan mendarat melombakan kategori TNI/Polri, senior putra-putri, junior putra-putri, hingga beregu campuran.

Kejuaraan resmi dibuka oleh Staf Ahli Panglima TNI, Marsma TNI Gatot Sutomo ST, yang hadir mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Menurut Gatot, ajang ini bukan sekadar arena adu prestasi, tetapi juga bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI.

“Selain untuk pembinaan atlet paralayang, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dampaknya pun terasa bagi masyarakat, karena sektor ekonomi lokal ikut bergerak, mulai dari pedagang kecil, ojek, hingga homestay,” ungkapnya usai pembukaan Kejuaraan Internasional Paralayang Panglima TNI dan Telomoyo Cup IX 2025 di Gunung Gajah, Rabu (3/9/2025).

Ia juga mengingatkan para peserta agar selalu menjunjung tinggi keselamatan dan sportivitas dalam berlomba.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati, yang hadir mewakili Bupati, menyebut ajang ini sebagai peluang emas untuk memperkenalkan potensi wisata dirgantara di Telomoyo ke level internasional.

“Dukungan pemerintah daerah salah satunya melalui perbaikan akses jalan menuju venue paralayang dengan anggaran Rp800 juta. Kami juga menggelar bazar UMKM agar masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Pemkab Semarang berencana menambah sarana pendukung wisata dirgantara.132 atlet dari 4 negara ikuti Kejuaraan Internasional Paralayang Telomoyo Cup IX 2025 di Gunung Gajah, Semarang, 3–9 September. Ajang juga dongkrak wisata lokal.

“Tahun 2026 kami menargetkan adanya pengadaan parasut khusus untuk tandem, sehingga Telomoyo makin dikenal sebagai destinasi olahraga paralayang,” tambahnya. (win)

Kejuaraan Internasional Paralayang Panglima TNI dan Telomoyo Cup IX 2025 resmi dibuka di Gunung Gajah, Rabu (3/9/2025). Kegiatan ini akan berlangsung dari Rabu-Senin (3–9/9/2025). Foto: win

Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

BACA JUGA :

Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Polemik kerusakan jalan di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, akhirnya menemukan solusi setelah perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan menyatakan kesediaan memperbaiki...
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud...
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada...
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota...
Muat Lebih

POPULER

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab