RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menggelar silaturahmi dan diskusi bersama wartawan yang bertugas di wilayah hukum Polres Salatiga. Kegiatan ini menjadi forum komunikasi sekaligus pembahasan sejumlah isu strategis, khususnya terkait keselamatan berlalu lintas.
Dalam pertemuan di Kopi Bintang, Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga, Jumat (30/1/2026) turut dihadiri Plh Kasi Humas Polres Salatiga IPDA Sutopo dan Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanto tersebut, Kapolres menyoroti tingginya potensi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Salatiga, terutama di simpang empat Randuacir. Lokasi itu baru-baru ini menjadi tempat terjadinya kecelakaan fatal yang menewaskan seorang karyawan PT SCI.
Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada jam-jam padat di pagi hari. Menurutnya, kawasan Randuacir menjadi jalur sibuk karena aktivitas karyawan PT SCI yang berangkat bekerja serta arus pelajar menuju sekolah.
“Kami mengingatkan pengguna jalan agar lebih waspada dan mengutamakan keselamatan. Pada jam-jam tertentu, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut cukup tinggi,” Ade Papa Rihi.
Selain itu, Kapolres juga menyampaikan rencana pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026. Operasi ini merupakan langkah kepolisian di bidang lalu lintas untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran serta disiplin masyarakat.
“Operasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Penindakan tetap dilakukan, namun sebagai upaya terakhir, terutama pada pelanggaran kasat mata,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini dinilai berperan penting dalam mendukung tugas kepolisian melalui pemberitaan yang objektif dan akurat. Ia menekankan bahwa sinergi Polri dan media menjadi kunci keterbukaan informasi publik dan terciptanya situasi kondusif di tengah masyarakat.
“Kami sangat terbuka terhadap masukan dari rekan-rekan media. Melalui media, tugas kepolisian dapat tersampaikan dengan baik kepada publik,” katanya.
Apresiasi terhadap kemitraan tersebut juga disampaikan wartawan SCTV, Yulianto. Ia menilai hubungan baik antara kepolisian dan media selama ini sangat membantu kerja jurnalistik di lapangan.
Hal senada disampaikan wartawan senior Dinar Sasongko dari Radar Semarang, Edi Susanto dari Kedaulatan Rakyat, serta Arief Syarifudin dari Rasika FM. Dalam diskusi itu, wartawan juga menyinggung sejumlah isu nasional. Melalui pertemuan ini, sinergi antara Polri dan wartawan diharapkan terus terjaga demi kondusivitas Kota Salatiga.