KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

8 Burung Peliharaan Milik Warga Perum Griya Dukuh Asri Raib Dalam Semalam

8 Burung Peliharaan Milik Warga Perum Griya Dukuh Asri Raib Dalam Semalam

8 Burung Peliharaan Milik Warga Perum Griya Dukuh Asri Raib Dalam Semalam

Dalam satu malam delapan burung di Jalan Antasena Perumahan Griya Dukuh Asri Kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga hilang diambil orang tak dikenal.

Delapan burung tersebut berada di tiga rumah di RW 9 perumahan tersebut. Dari rekaman CCTV setempat, pada Minggu (31/10/2022) pukul 1.21 WIB ada dua orang pria membawa motor matic berpelat nomor AA melintas di Perumahan Griya Dukuh Asri.

Dua orang tersebut memakai helm orang tersebut langsung menuju rumah yang berada di paling pojok.
Dalam aksi tersebut, satu pria bertugas mengambil burung dan yang satunya melihat situasi dengan membawa motor yang mereka pakai.

Setelah pria yang bertugas mengambil burung sukses, mereka menuju ke target berikutnya.
Burung-burung yang diambil orang tak dikenal semua berada di teras rumah.

Wakil Ketua RW 9, Sutopo menjelaskan bahwa delapan burung ini berada di tiga rumah berbeda.
“Pada hari Minggu dini hari dari warga kami merasa kehilangan burung di tiga rumah, yakni dua rumah di RT 1 dan satu rumah berada di RT 2,” kata Sutopo kepada wartawan Selasa (1/11/2022).

Setelah aksi pencurian tersebut, menurutnya ada beberapa kandang burung yang ditinggal oleh para pencuri.

“Ada juga kandang burung yang ditinggal di dekat gapura, dan pagi harinya ada dari warga kami yang menemukan kandang tersebut,” ungkapnya.

Warga di Perumahan Griya Dukuh Asri resah akibat aksi pencurian dan pihaknya juga meningkatkan sistem keamanan.

“Resah sekali karena banyak sekali warga kami yang memelihara burung, apalagi burung peliharaan ini memiliki harga yang cukup tinggi,” jelasnya.

Pihaknya juga akan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

“Para korban akan segera melapor ke pihak berwajib atas kejadian ini, agar segera ditindaklanjuti,” ucapnya.

Kerugian dalam pencurian ini ditafsirkan sekitar jutaan rupiah. Ia mengaku kasus pencurian ini baru pertama kali terjadi di Perumahan Griya Dukuh Asri.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]