URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kebakaran melanda Metro Sport Center di Jalan MT Haryono, Semarang, Senin (4/5/2026) malam, menyebabkan lima orang luka dan kerugian sekitar Rp5 miliar, saat api diduga muncul dari lantai satu dan cepat membesar hingga petugas mengevakuasi korban serta memadamkan api selama hampir dua jam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Metro Sport Center Semarang Terbakar, Lima Orang Terluka dan Kerugian Ditaksir Rp 5 Miliar

Metro Sport Center Semarang Terbakar, Lima Orang Terluka dan Kerugian Ditaksir Rp 5 Miliar

Metro Sport Center Semarang Terbakar, Lima Orang Terluka dan Kerugian Ditaksir Rp 5 Miliar

Kondisi Mtero Sport Center Semarang (selatan Java Mall) sebelum peristiwa kebakaran
featured-img

Kebakaran hebat melanda Metro Sport Center di Jalan MT Haryono, kawasan Peterongan, Kota Semarang, Senin (4/5) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka-luka dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 5 miliar.

Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang langsung menuju lokasi dan tiba sekitar lima menit setelah laporan diterima.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api cepat membesar di dalam gedung utama.

“Petugas segera melakukan upaya pemadaman dan penyekatan area untuk mencegah penyebaran api lebih luas serta melakukan penyelamatan terhadap korban yang terjebak di lantai tiga,” ujarnya, Selasa (5/5).

Dalam insiden tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka dan gangguan pernapasan. Korban yakni Febriana Putri Maharani (24) dan Setijawa Dewi (57) mengalami sesak napas akibat asap tebal. Sementara Gunwanan (37), Jamaludin (33), dan Giovani (24) mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Petugas berhasil mengevakuasi korban yang sempat terjebak di dalam bangunan saat kobaran api membesar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Menurut informasi di lapangan, api pertama kali diketahui oleh pengelola gedung setelah mendapat laporan dari pengendara yang melintas. Saat dilakukan pengecekan, api sudah muncul di bagian pojok lantai satu, tepatnya di area aula.

Metro Sport Center dikenal sebagai kompleks olahraga yang memiliki berbagai fasilitas, mulai dari lapangan tenis, basket, bulutangkis, karate hingga kolam renang. Di gedung utama yang terbakar juga terdapat sejumlah ruangan yang difungsikan sebagai tempat ibadah, mes pekerja, hingga sekolah tata boga.

Dugaan sementara, sumber api berasal dari area gereja yang berada di dalam gedung tersebut. Namun hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Proses pemadaman baru berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.00 WIB setelah petugas berjibaku selama hampir dua jam untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

BACA JUGA :

Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga