URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Petani sayur di wilayah Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang harus rela menelan pil pahit. Pasalnya, harga tomat saat ini mengalami penurunan sangat drastis. Jika sebelumnya, harga tomat berada pada angka Rp 10 ribu per kilogram, saat ini hanya dihargai Rp 1.500 per kilogram.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Petani Sayur di Kopeng Nelangsa, Tomat Hanya Dihargai Rp 1.500 Per Kilogram

Petani Sayur di Kopeng Nelangsa, Tomat Hanya Dihargai Rp 1.500 Per Kilogram

Petani Sayur di Kopeng Nelangsa, Tomat Hanya Dihargai Rp 1.500 Per Kilogram

featured-img

UNGARAN – Petani sayur di wilayah Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang harus rela menelan pil pahit. Pasalnya, harga tomat saat ini mengalami penurunan sangat drastis. Jika sebelumnya, harga tomat berada pada angka Rp 10 ribu per kilogram, saat ini hanya dihargai Rp 1.500 per kilogram.

Paling tidak, itulah yang dirasakan Anisa Putri (32), seorang petani di Desa Kopeng. Dikatakannya bahwa penurunan harga yang signifikan itu sudah terjadi sejak awal Agustus 2022 dan masih berlangsung hingga sekarang. Bahkan, harga tomatnya juga pernah ditawar seharga Rp 500 per kilogram.

“Dulunya Rp 10 ribu, terus mulai Bulan Suro turun terus, Rp 5 ribu, terus pernah dibeli tengkulak Rp 500. Kecewa iya, sedih juga iya, rasanya kayak kerja bakti karena rugi,” ujarnya.

Ia yang memiliki lahan seluas 500 meter persegi itu bahkan terpaksa mencari penghasilan lain untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Anisa menerangkan, modal yang harus ia keluarkan bersama suaminya untuk menanam tomat sebanyak Rp 2.400.000.

“Minimal kalau mau untung, per kilogramnya harus dijual Rp 5 ribu. Di bawah itu jelas rugi,” paparnya.

Sementara itu, Anthony Cahyono (43), petani di Desa Sidomukti mengungkapkan, harga tomat hasil panennya justru lebih rendah lagi.

“Kalau di tempat saya Rp 1.000. Jadi tetap rugi, ini jadi saya tinggal menghabiskan panen saya sampai selesai saja,” keluhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang, Wigati Sunu juga membenarkan adanya penurunan harga tomat tersebut. Dari data yang ia sampaikan, harga tomat di tingkat petani atau produsen seharga Rp 2.000.

“Tomat yang datang dari luar wilayah Kabupaten Semarang juga terbilang banyak, misalnya dari daerah Dieng, Kabupaten Wonosobo. Itu jadi salah satu faktor yang membuat harga tomat anjlok,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan jamaah thariqah dari berbagai daerah menghadiri Silaturahmi Nasional Annitho Aswaja di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ulama, habaib, dan tokoh pemerintahan ini digelar untuk memperkuat ukhuwah, konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen kebangsaan melalui zikir, tausiyah, baiat kubro, dan pemberdayaan umat.
Habib Luthfi Tegaskan Komitmen Jaga NKRI dalam Silatnas Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak 500 kilogram beras dari Bulog habis terjual dalam 20 menit, sementara panitia membatasi pembelian setiap item agar distribusi merata dan membantu menekan kenaikan harga pangan.
Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo
Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak...
Menyoal Subsidi BBM Saatnya Alihkan ke Transportasi Publik
Menyoal Subsidi BBM: Saatnya Alihkan ke Transportasi Publik
Akademisi Djoko Setijowarno menilai subsidi BBM dalam APBN masih belum tepat sasaran karena mayoritas dinikmati pemilik kendaraan pribadi. Dalam kajiannya, Djoko mendorong pemerintah mempercepat pembangunan...
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Sebanyak 24 knalpot brong hasil razia Polres Salatiga akan dijadikan monumen edukasi di SMKN 3 Salatiga untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Peluncuran program...
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 295 pesepakbola muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti seleksi tim U-17 Soekarno Cup 2026 di Stadion Kridanggo, Salatiga, Sabtu (13/6/2026). Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie...
15 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11
15 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 07.00–11.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved