URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang terpantau stabil menjelang Lebaran 1444 Hijriah. Pasar Projo Ambarawa menjadi salah satu pasar yang dimonitor oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha pada Jumat (14/4/2023). Harga kepokmas cenderung stabil pada setiap komoditasnya, termasuk beras, sayuran, dan cabai. Namun, mentimun dan cabai merah besar mengalami sedikit peningkatan harga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Jamin Harga Kepokmas Terkendali Jelang Lebaran

Pemkab Semarang Jamin Harga Kepokmas Terkendali Jelang Lebaran

Pemkab Semarang Jamin Harga Kepokmas Terkendali Jelang Lebaran

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan pantauan harga beberapa komoditas di Pasar Projo Ambarawa, Jumat (14/4/2023).

(Foto/win)

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melakukan pantauan harga beberapa komoditas di Pasar Projo Ambarawa, Jumat (14/4/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang terpantau stabil menjelang Lebaran 1444 Hijriah. Salah satunya di Pasar Projo Ambarawa, yang dimonitor oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha pada Jumat (14/4/2023).

Ngesti mengungkapkan, harga kepokmas cenderung tidak ada peningkatan yang drastis di setiap komoditasnya.

“Ini kita melakukan pemantauan harga-harga yang ada di Pasar Projo Ambarawa dan Pasar Kembangsari Tengaran. Kita melihat bagaimana pergerakan harga bahan pokok,” jelasnya.

Harga kepokmas yang stabil diantaranya komoditas beras, sayuran dan cabai. Namun untuk mentimun dan cabai merah besar terdapat peningkatan harga. Kemungkinan untuk peningkatan hanya naik sekitar Rp 5 ribu.

“Untuk daging saat ini masih stabil tetapi besok harganya mulai naik sedikit,” ungkapnya.

Ngesti menambahkan, sebagai upaya antisipasi kenaikan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Semarang akan menyiapkan dana subsidi untuk angkutan. Tetapi hal itu melihat perkembangan dan setelah ada perubahan harga yang drastis.

“Kita berupaya akan memberikan subsidi angkutan agar bisa membuat harga kembali stabil,” sambungnya.

Sementara salah satu pedagang sembako di Pasar Projo Ambarawa, Istiqomah mengatakan harga beras masih di angka Rp 12 ribu per kilogramnya. Untuk bawang putih di harga Rp 26 ribu perkilogram. Namun untuk bawang merah mengalami peningkatan harga menjadi Rp 32 ribu per kilogramnya.

“Ada peningkatannya, namun cuma sedikit,” ujarnya.

Sedangkan untuk komoditas telur justru mengalami penurunan. Dari yang awalnya di harga Rp 28 ribu hingga Rp 29 ribu menjadi Rp 26 ribu per kilogramnya. Untuk minyak goreng sendiri bervariasi harganya tergantung merek, kalau MinyaKita dibandrol dengan harga Rp 15 ribu per liter.

“Tapi untuk merek lain seperti Rose Brand Rp 17 ribu per liter dan Hemart Rp 17.500 per liternya,” terangnya. (win)

BACA JUGA :

Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga