URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Khawatir akan pencurian kopi, petani kopi di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang menghadapi kenaikan harga komoditas tersebut. Meningkatnya kekhawatiran ini terjadi karena kopi sedang berada pada level harga yang menguntungkan. Petani kopi telah mengambil tindakan seperti ronda bergiliran dan memetik curah lebih cepat untuk menghindari pencurian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Pencurian Kopi, Petani di Sumowono Panen Lebih Awal

Antisipasi Pencurian Kopi, Petani di Sumowono Panen Lebih Awal

Antisipasi Pencurian Kopi, Petani di Sumowono Panen Lebih Awal

Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Naiknya harga kopi membuat sebagian petani kopi di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang merasa khawatir. Pasalnya, aksi pencurian turut membayangi sebab komoditas itu sedang berada di level harga yang bagus.

Seperti yang diakui oleh Sarju Susanto, salah seorang anggota kelompok petani kopi Tunas Maju Sakti Mandiri Desa Kemitir Kecamatan Sumowono. Ia mengatakan pencurian kopi sudah terjadi beberapa kali.

“Sekarang dari kelompok mengadakan ronda bergiliran, untuk antisipasi agar tidak terjadi pencurian. Ini juga terjadi di Kecamatan Jambu,” ujarnya, Senin (17/7/2023).

Hal itu menurutnya karena harga kopi sedang tinggi. Contohnya, harga ceri kopi di tengkulak mencapai Rp 11.000 per kilogram. Harga ini mengalami kenaikan dari panen pertama yang berada di harga Rp 7.000 per kilogram.

“Kalau yang ceri merah lebih tinggi lagi, bisa sampai Rp 12.000 hingga Rp 13.000, sementara yang arabika Rp 17.000,” ujarnya.

Selain upaya ronda bergiliran, lanjut Sarju, banyak petani yang melakukan petik curah untuk menghindari pencurian.

“Memang pencurian jadi momok petani, jadi kita dahului dengan memetik lebih cepat,” bebernya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan total lahan tanaman kopi mencapai 2.600 hektare. Di Desa Kemitir sendiri, dari 80 hektare lahan bisa menghasilkan 2 hingga 7 kilogram kopi setiap pohonnya.

“Saat ini yang bisa dipetik baru robusta, sementara yang arabika belum banyak,” jelasnya.

Ngesti juga mengungkapkan saat ini telah dibangun gudang di Gondoriyo Kecamatan Jambu untuk menjaga stok keberadaan kopi lokal Kabupaten Semarang.

“Kita semua harus semakin mengenalkan kopi Kabupaten Semarang agar semakin terkenal, karena yang terjadi saat ini, kopi dari Kabupaten Semarang tapi trennya malah dari daerah lain,” bebernya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan ruas jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi prioritas perbaikan melalui Anggaran Perubahan 2026 setelah kondisi jalan rusak memicu protes warga....
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi, pesantren tetap bertahan sebagai lembaga pendidikan yang membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas santri. Tradisi mondok dinilai...
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga...
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved