KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan, Pemkab Semarang Siapkan Bantuan Hingga Rp15 Juta

Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan, Pemkab Semarang Siapkan Bantuan Hingga Rp15 Juta

Angin Kencang Terjang Tiga Kecamatan, Pemkab Semarang Siapkan Bantuan Hingga Rp15 Juta

Sebuah tiang listrik roboh dan menutup akses Kota Salatiga-Kabupaten Semarang setelah bencana angin kencang disertai hujan lebat melanda wilayah Kecamatan Suruh, Tengaran, dan Pabelan pada Sabtu (31/1/2026) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan bantuan bagi warga terdampak bencana angin kencang yang melanda Kecamatan Tengaran, Suruh, dan Pabelan. Berdasarkan data terakhir yang diterima, tercatat sebanyak 32 bangunan terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, dari jumlah tersebut empat bangunan mengalami rusak berat, dua rusak sedang, dan sisanya rusak ringan. Untuk memastikan kategori kerusakan, Pemkab Semarang telah meminta BPBD bersama camat dan Dinas Sosial melakukan asesmen di lapangan.

“Untuk bangunan rusak berat akan dibantu melalui APBD menggunakan belanja tidak terduga sebesar Rp15 juta, rusak sedang Rp10 juta, dan rusak ringan Rp5 juta,” ungkapnya di Ungaran, Senin (2/2/2026).

Selain rumah warga, satu musala juga terdampak akibat bencana tersebut. Musala itu telah diperbaiki secara gotong royong oleh TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, serta masyarakat setempat.

Ngesti juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia menyarankan warga yang memiliki pohon besar di sekitar rumah untuk melakukan pemangkasan guna mengurangi risiko saat terjadi angin kencang dan hujan lebat.

“Kalau ada pohon yang berhimpitan dengan rumah dan membahayakan, sebaiknya dipotong atau minimal dikurangi daunnya agar beban pohon berkurang,” imbuhnya.

Bencana angin kencang yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026) kemarin di Kecamatan Suruh, Tengaran, dan Pabelan juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Beberapa di antaranya menimpa rumah warga dan menutup akses jalan desa sehingga sempat mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan beberapa tiang listrik roboh serta jaringan listrik terganggu di sejumlah titik. Petugas gabungan bersama warga langsung melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi material pohon tumbang dan perbaikan sementara fasilitas umum yang terdampak. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]