URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan fogging untuk menekan nyamuk pembawa virus dengue. Fogging dilakukan dengan mobil keliling dan manual di daerah sulit dijangkau. 11 warga Salatiga terkena demam berdarah sejak Desember 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antipasi Korban Demam Berdarah Bertambah, DKK Salatiga Fogging Perumahan di Argomulyo

Antipasi Korban Demam Berdarah Bertambah, DKK Salatiga Fogging Perumahan di Argomulyo

Antipasi Korban Demam Berdarah Bertambah, DKK Salatiga Fogging Perumahan di Argomulyo

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Dinas Kesehatan Kota Salatiga akhirnya melakukan fogging di Perumahan Tegalrejo Permai, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, menyusul adanya warga yang terkena demam berdarah di daerah setempat.

Kepada media, Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit DKK Salatiga, Prasit Al Hakim, mengatakan fogging dilakukan untuk menekan berkembangnya nyamuk pembawa virus dengue. Fogging dilakukan dengan menggunakan mobil keliling yang dilengkapi dengan alat semprot otomatis.

penggunaan mobil keliling tersebut menurutnya lebih efektif. Sebab tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga. Selain itu jangkauan insektisida yang disemprotkan juga lebih luas.

“Alat kami letakkan di mobil, secara otomatis alat itu bisa menyemprot. Walaupun penyemprot di jalan, insektisida bisa menjangkau rumah-rumah karena memang menggunakan kandungan insektisida yang lebih tinggi daripada penyemprotan biasa,” terang Prasit, Jumat (3/2/2023).

Terhadap daerah sulit diakses menggunakan mobil atau kawasan padat penduduk, DKK Salatiga melakukan fogging dengan cara manual.
Prasit menyebut kasus demam berdarah di Salatiga mulai merebak sejak bulan Desember 2022. Sejauh ini, pihaknya mencatat ada 11 pasien.

“Kalau kami cermati di bulan Januari kemarin itu ada 9 kasus demam berdarah dengue (DBD) dengan satu kasus dengue shock syndrome (DSS). Jadi total ada 10 kasus,” ungkapnya.

Prasit membeberkan kasus demam berdarah di Salatiga sendiri ada siklus tiga tahunan yang menjadi puncaknya. Jika melihat tren saat ini, kasusnya mulai menunjukkan penurunan.

“Bulan Desember lalu ada 11 kasus. Januari ada 10 kasus. Kami berharap ini mulai tren penurunan,” katanya.

Dikatakannya iklim menjadi salah satu faktor berkembangnya nyamuk Aedes aegypti. Mulai Desember dan Januari, curah hujan dinilai cukup tinggi sehingga banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk berkembang biak.

“Faktor utamanya itu keberadaan jentik nyamuk yang tidak terkendali,” ungkapnya.

Guna mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, Prasit mengimbau kepada masyarakat agar melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Yaitu melakukan 3M plus. Membersihkan dan menguras tempat yang menjadi sarang nyamuk,” katanya.

Ketua RT 003 Perum Tegalrejo Permai, Tomo, mengatakan bulan Januari warganya mulai ada yang terkena demam berdarah dan dirawat di Semarang.

“Mulai kemarin ada satu orang, total dua yang positif. Kami berinisiatif meminta petunjuk lewat grup RT/RW Tegalrejo bagaimana mengatasinya. Salah satunya dengan fogging,” terang dia.

Diakuinya warga perumahan tersebut terdapat enam orang yang terjangkit demam berdarah secara berurutan sejak awal Januari. Mereka yang terserang DBD masih dalam satu RT.

“Enam orang itu yang dirawat di Rumah Sakit guna pencegahan serangan DBD ke depan, warga juga rutin membersihkan bak atau tempat yng bisa menjadi sarang nyamuk,” ungkapnya.

 

 

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah