Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Antisipasi PMK, Dispertanikap Kabupaten Semarang Bentuk Tim Respon Cepat - RASIKA105.6 FM

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antisipasi PMK, Dispertanikap Kabupaten Semarang Bentuk Tim Respon Cepat

Antisipasi PMK, Dispertanikap Kabupaten Semarang Bentuk Tim Respon Cepat

Antisipasi PMK, Dispertanikap Kabupaten Semarang Bentuk Tim Respon Cepat


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

UNGARAN – Adanya temuan 15 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak di wilayah Kabupaten Boyolali, membuat Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang segera mengambil langkah- langkah antisipasi.

Hal itu dilakukan karena Kabupaten Semarang berbatasan langsung dengan Kabupaten Boyolali dan sebagian lalu lintas perdagangan hewan ternak di Kabupaten Semarang berasal dari wilayah Kabupaten Boyolali.

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Wigati Sunu menuturkan pihaknya segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Tim Respon Cepat Pencegahan PMK sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Hal itu sebagai salah satu usaha pencegahan agar PMK pada hewan ternak tidak menyebar di wilayah Kabupaten Semarang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/5/2022).

Dikatakan Wigati, pihaknya akan mengumpulkan seluruh dokter hewan dinas dan UPTD Puskeswan untuk membahas langkah- langkah pencegahan risiko penyebaran PMK pada hewan ternak di wilayah Kabupaten Semarang.

“Hari Kamis (12/5/2022) besok, semua dokter hewan akan kami libatkan dalam pemeriksaan klinis terhadap ternak ruminansia, di pasar hewan Ambarawa,” ujarnya.

Selain upaya tersebut, lanjut Wigati, pihaknya juga menerbitkan surat edaran kewaspadaan terhadap penyebaran PMK dan akan disampaikan hingga ke seluruh wilayah kecamatan dan sentra peternakan.

“Suratnya segera kami distribusikan ke seluruh kecamatan dan sejumlah sentra peternakan ruminansia yang ada di wilayah Kabupaten Semarang,” paparnya.

Ia juga mengimbau, jika masyarakat menjumpai hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi dengan gejala klinis PMK agar waspada dan segera melaporkan ke puskeswan terdekat agar dapat ditangani secepatnya. Gejala klinis tersebut seperti demam tinggi (39- 40 °C), air liur berlebih dan berbusa, luka lepuh pada lidah dan mukosa rongga mulut.

“Kemudian pincang dan luka pada kaki yang diakhiri lepas kuku, tidak mau makan, susah berdiri (gemetar) serta nafas yang memburu,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Tolak Geotermal Gunung Ungaran, Barisan Massa Kabupaten Semarang Desak Presiden Copot Menteri ESDM
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Alfamart membuka peluang bagi produk UMKM Kabupaten Semarang untuk dipasarkan melalui jaringan toko modern dengan memenuhi standar kurasi, kualitas produk, dan kontinuitas pasokan. Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Diskumperindag akan memfasilitasi komunikasi dan pembahasan persyaratan kemitraan agar produk lokal dapat menjangkau konsumen lebih luas.
Produk UMKM Kabupaten Semarang Dinilai Tak Kalah Saing, Alfamart Buka Peluang Masuk Rak Toko
[pekok2]