URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Asyiknya Nonton Film 3 Idiots, Bersama Jajaran DPRD dan Satuan Pendidikan Salatiga

Asyiknya Nonton Film 3 Idiots, Bersama Jajaran DPRD dan Satuan Pendidikan Salatiga

Asyiknya Nonton Film 3 Idiots, Bersama Jajaran DPRD dan Satuan Pendidikan Salatiga

Poster film Three Idiot (dok).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Pernah nonton film 3 Idiots? Kita akan dibuat kepingkal-pingkal dan sedih dalam beberapa adegan, saat menikmati Film 3 Idiots itu.

Karena ada saja kelakuan para bintang film 3 Idiots.

Ya, film 3 Idiots yang disutradarai Vidhu Vinod Chopra ini, dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Mini Teater Bung Karno, DPRD Kota Salatiga.

Meski kegiatan FGD bukan membahas cerita dan kelucuan film 3 Idiots tersebut.

Melainkan memaknai konsep Merdeka Belajar melalui film Three Idiot.

Kegiatan nobar film Three Idiot dihadiri Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, Kadinas Pendidikan Nunuk Dartini, para kepala sekolah, dan praktisi pendidikan.

Sebelum memulai FGD digelar nonton bareng film Three Idiot.

Film ini dibuat pada 2008 dengan latar belakang Kota Delhi, Bangalore, Mumbai, Ladakh, dan Shimla.

Film Three Idiot ini tentang tiga mahasiswa jurusan teknik mesin di Imperial College of Engineering (ICE).

Ketiganya bernama Farhan Qureshi (Madhavan), Raju Rastogi (Sharman Joshi) dan ‘Rancho’ Shamaldas Chanchad (Aamir Khan).

Mereka menjalani suka duka dunia perkuliahan yang keras di ICE, sambil bertahan dari penindasan dan tekanan Direktur ICE, Dr Viru Sahastrabuddhe atau yang biasa dipanggil Virus/Virus Komputer oleh para mahasiswa.

Dalam perjalanan kuliah ketiga mahasiswa itu menghadapi berbagai likaliku kehidupan perkuliahan yang penuh dengan persoalan, tantangan, tekanan, pesimistis, optimisme, dan lainnya.

Berbagai persoalan belajar di kampus itulah yang menjadi topik FGD terkait konsep Merdeka Belajar dalam bidang pendidikan.

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, mengajak seluruh insan pendidik di Kota Salatiga untuk memaknai konsep merdeka belajar lewat film 3 Idiots.

“Three Idiot ini adalah bagian dari bagaimana kita belajar apa yang disebut dengan merdeka belajar. Saya melihat bahwa merdeka belajar itu terjebak pada administrasi proses pembelajar,” ungkap Dance.

Melalui nonton bareng film ini, Ketua DPRD berharap bapak ibu guru yang hadir dapat belajar bagaimana konsep merdeka belajar yang simple/sederhana diterapkan dalam film.

“Kita berharap bapak ibu bisa belajar melalui film ini, mana yang lebih optimal cara belajar yang konfensional yang mengejar ijazah dan merdeka belajar yang bukan mengejar ijazah,” ungkap Dance.

Sementara itu Kadinas Pendidikan Nunuk Dartini mengungkapkan, banyak makna dari tema film 3 Idiots itu.

Guru juga bisa memaknai dan mengambil hikmahnya, serta diterapkan dalam lingkungan pembelajaran di sekolah.

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting