[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Author: Arief Syarifudin

Pj Walikota Salatiga Keluarkan SE Waspada Covid 19, Warga Wajib Gunakan Masker
Pj Walikota Salatiga Keluarkan SE Waspada Covid 19, Warga Wajib Gunakan Masker
Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Yasip Khasani, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait kasus Covid-19. Pada Surat Edaran Nomor 400.7/1095 tertanggal 27 Desember 2023, poin penting melibatkan kebijakan...
Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, memastikan kondusifitas keamanan dan ketertiban dengan melakukan pengecekan 'troling' hunian dan lingkungan Rutan pada Minggu (31/12/2023) sore.
Tutup Akhir Tahun, Kepala Rutan Salatiga Lakukan Pengecekan 'Troling'
Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, memastikan kondusifitas keamanan dan ketertiban dengan melakukan pengecekan 'troling' hunian dan lingkungan Rutan pada Minggu (31/12/2023) sore.
Kebakaran hebat melanda bengkel resmi Harpindo Jaya di Jalan Jendral Sudirman No.154, Kelurahan Kalicacing, Kecamatan Sidomukti, Salatiga pada Minggu (31/12/2023) sore.
Duka Akhir Tahun, Kebakaran Hebat Melanda Bengkel Resmi Harpindo Jaya di Salatiga
Kebakaran hebat melanda bengkel resmi Harpindo Jaya di Jalan Jendral Sudirman No.154, Kelurahan Kalicacing, Kecamatan Sidomukti, Salatiga pada Minggu (31/12/2023) sore.
Malam pergantian tahun baru di Salatiga tahun ini mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Hotel Wahid Salatiga, yang biasa menjadi tuan rumah pesta kembang api, memutuskan untuk absen, mengecewakan banyak warga yang mengidentikkan tahun baru dengan perayaan kembang api. Hal ini menyebabkan pusat keramaian di Salatiga terpecah, tidak lagi terkonsentrasi di Jalan Jenderal Sudirman. GM Hotel Wahid, Emawati, membenarkan keputusan tersebut, menjelaskan bahwa tahun ini manajemen memilih untuk berhemat.
Keramaian Sambut Tahun Baru di Salatiga Terlihat Sepi. Apa Penyebabnya?
Malam pergantian tahun baru di Salatiga tahun ini mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Hotel Wahid Salatiga, yang biasa menjadi tuan rumah pesta kembang api, memutuskan untuk absen, mengecewakan...
Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Salatiga, Jawa Tengah, dalam satu tahun terakhir mengalami kenaikan signifikan sebesar 58%, dari 284 kasus pada tahun 2022 menjadi 450 kasus pada tahun 2023. Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengungkapkan data tersebut dalam konferensi pers akhir tahun 2023
Selama 2023, Kriminalitas di Kota Salatiga Naik
Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Salatiga, Jawa Tengah, dalam satu tahun terakhir mengalami kenaikan signifikan sebesar 58%, dari 284 kasus pada tahun 2022 menjadi 450 kasus pada tahun 2023....
Jaringan 9 Naga Diamankan Polres Salatiga
Jaringan 9 Naga Diamankan Polres Salatiga, Mereka Terlibat Apa?
Polres Salatiga mengungkap sindikat pembuatan uang palsu di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Operasi ini berbuah penangkapan tiga tersangka, sementara uang palsu sejumlah Rp.185.700.000 telah berhasil...
Terjadi kecelakaan yang diduga disebabkan oleh rem blong di perempatan Kumpulrejo (27/11) . Truk pengangkut Sosis asal jogya tujuan Demak terguling dan menabrak sepeda motor sebelum berhenti. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Salatiga, kecelakaan terjadi karena Truck Hino No.Pol : B-9722-CXS mengalami kegagalan fungsi rem saat melaju dari arah Kopeng.
27 Orang Meninggal Dunia di Salatiga tahun 2023 Akibat Laka. Kerugian Lebih dari Setengah Milyar
Selama tahun 2023, tercatat bahwa 27 orang telah kehilangan nyawa, 2 orang mengalami luka berat, dan 351 orang lainnya mengalami luka ringan sebagai korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Satlantas...
KPU Kota Salatiga menyelenggarakan simulasi pemungutan suara untuk Pemilu 2024 pada Rabu (27/12/2023) dengan melibatkan sekitar 242 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Simulasi ini bertujuan untuk mengukur waktu pencoblosan riil yang akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Komisioner KPU Kota Salatiga, Dewi Retnowati, menjelaskan bahwa simulasi ini juga merupakan latihan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas pada pemilu serentak bulan Februari.
49 Hari Jelang Pemilu, KPU Salatiga Gelar Simulasi Pencoblosan Riil
KPU Kota Salatiga menyelenggarakan simulasi pemungutan suara untuk Pemilu 2024 pada Rabu (27/12/2023) dengan melibatkan sekitar 242 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Simulasi ini...
Pendukung AMIN di Salatiga Gelar Potong Rambut Gratis
Pendukung AMIN di Salatiga Gelar Potong Rambut Gratis
Dalam rangka meningkatkan sosialisasi pasangan calon Anies-Muhaimin (AMIN), para relawan AMIN Salatiga menggelar kegiatan potong rambut gratis. Koordinator acara, Dwi Pujiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan...
19 Narapidana Rutan Kelas IIB Salatiga, Terima Remisi Khusus Natal Tahun 2023
19 Narapidana Rutan Kelas IIB Salatiga, Terima Remisi Khusus Natal Tahun 2023
Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti, dan Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, didampingi oleh Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, menyerahkan remisi Natal kepada 19 narapidana di hadapan...
Muat Lebih

POPULER

PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan