URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang tingkatkan pelayanan rumah sakit dalam menekan angka Covid-19 sekaligus mengantisipasi bila terjadi lonjakan kasus dengan mengumpulkan seluruh pimpinan rumah sakit dan Puskesmas di Kota Semarang dan membagikan ribuan tabung oksigen gratis.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bagikan Tabung Oksigen, Hendi Ingatkan Semarang Masih Dalam Pandemi

Bagikan Tabung Oksigen, Hendi Ingatkan Semarang Masih Dalam Pandemi

Bagikan Tabung Oksigen, Hendi Ingatkan Semarang Masih Dalam Pandemi

featured-img

Pemerintah Kota Semarang terus berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit dalam menekan angka Covid-19 sekaligus mengantisipasi bila terjadi lonjakan kasus. Terbaru, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengumpulkan seluruh pimpinan rumah sakit dan Puskesmas di Kota Semarang dan membagikan ribuan tabung oksigen gratis.

“Jadi kita ingin kawan-kawan tetap mengantisipasi terkait dengan pandemi Covid ini. Saya ingin mereka tetap memiliki sarana prasarana yang komplit,” ungkap Hendi sapaan akrabnya saat melakukan serah terima tabung oksigen dan regulator di Lobby kantor Wali Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Tercatat dalam acara bertajuk peringatan Hari Kesehatan Nasional tersebut, Hendi mengumpulkan 32 pimpinan rumah sakit dan 37 Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hendi membagikan 1.127 tabung oksigen dan regulator dengan rincian 677 tabung oksigen berukuran 1 m3 dan 450 tabung berukuran 6 m3. Tabung tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian yang diberikan kepada Pemerintah Kota Semarang dalam rangka penanganan Covid-19.

“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, tapi ini tanda cinta kami karena panjenengan selama ini bareng-bareng bantu kita keluarga kota Semarang terutama pada saat Covid,” ungkap Hendi di depan para pimpinan rumah sakit di Kota Semarang. Pihaknya juga mengapresiasi kinerja dari rumah sakit di Kota Semarang yang sukses dalam melandaikan kasus Covid-19 konsisten berada di level 1. “Kerja keras panjenengan Alhamdulillah terukur dan membuat kita di wilayah aman,” puji Hendi.

Pihaknya pun tak lupa memberikan pesan untuk tetap waspada dalam menghadapi Covid-19 karena hingga saat ini pandemi belum usai. “Kita harus terus mengedukasi masyarakat terkait prokes, panjenengan juga siapkan rumah sakitnya bila ada ledakan siap menerima pasien,” ujarnya.

Pesan tersebut bukan merupakan ancaman atau sifatnya menakut-nakuti, namun diakui Hendi dalam setiap rapat dengan Menko Marves Luhut Panjaitan dan Pemerintah Pusat, pihaknya selalu diwanti-wanti akan adanya potensi lonjakan gelombang ketiga bila mobilitas warga tetap tinggi selama bulan Desember. Sehingga hal ini membutuhkan komitmen semua pihak di Kota Semarang untuk tetap mentaati protokol kesehatan.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar