URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kegiatan Apel pagi di Polres Salatiga pada Senin (13/5/2024) menjadi sorotan karena melibatkan mahasiswa asal Papua. Selain mengikuti apel, para mahasiswa juga memimpin tarian Seka Kamoro, sebagai ungkapan rasa syukur. Dalam pakaian adat, tiga mahasiswa memimpin anggota Polres Salatiga dalam gerakan tarian tersebut. Pendamping mereka menyatakan bahwa tarian ini sebagai persembahan untuk masyarakat Salatiga, sebagai ungkapan terima kasih atas penerimaan yang baik selama mereka tinggal di kota tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bangun Sinergitas, Mahasiswa Papua dan Anggota Polres Salatiga Menari Seka Kamoro

Bangun Sinergitas, Mahasiswa Papua dan Anggota Polres Salatiga Menari Seka Kamoro

Bangun Sinergitas, Mahasiswa Papua dan Anggota Polres Salatiga Menari Seka Kamoro

Kegiatan Apel pagi di Polres Salatiga pada Senin (13/5/2024) menjadi sorotan karena melibatkan mahasiswa asal Papua. Selain mengikuti apel, para mahasiswa juga memimpin tarian Seka Kamoro, sebagai ungkapan rasa syukur. Dalam pakaian adat, tiga mahasiswa memimpin anggota Polres Salatiga dalam gerakan tarian tersebut. Pendamping mereka menyatakan bahwa tarian ini sebagai persembahan untuk masyarakat Salatiga, sebagai ungkapan terima kasih atas penerimaan yang baik selama mereka tinggal di kota tersebut.
Foto Arief Rasika
Anggota mapolres Salatiga bersama mahasiswa papua saat menari Seka Kamoro Senin 13.5.24
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang beda saat Kegiatan Apel pagi di Polres Salatiga pada Senin (13/5/2024), apel tersebut tak hanya diikuti anggota polisi tapi juga melibatkan mahasiswa asal Papua.

Tak hanya ikut apel, para mahasiswa tersebut juga memimpin tarian yang diikuti seluruh personel peserta apel. Mereka mengikuti alunan tari Seka Kamoro, yang merupakan wujud rasa syukur kepada sang Pencipta.

Dengan mengenakan pakaian adat, tiga mahasiswa yakni Moses Paramokani, Petrus Pairi, dan Ardi Faustian memimpin anggota Polres Salatiga untuk mengikuti gerakan tarian tersebut.

Pendamping para penari, Vellix Ndiken mengatakan tarian tersebut merupakan persembahan untuk seluruh masyarakat Salatiga. “Kami merasa senang dan bahagia, karena selama studi di Salatiga diterima dengan baik disini,” ujarnya.

“Pengalaman hidup di Salatiga tentu tidak akan kami lupakan, karena disini semua menyambut kami dengan baik dan damai. Terima kasih untuk Polres Salatiga, kampus UKSW, dan seluruh masyarakat Salatiga,” kata Vellix.

Sementara Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari mengatakan kegiatan menari bersama ini sangat positif untuk membangun sinergitas dengan mahasiswa. “Dengan menari bersama mahasiswa Papua ini, ada kebersamaan yang terbangun. Selain itu, ini juga menyehatkan karena gerakan yang energik seperti olahraga,” ungkapnya.

“Kita semua ingin membangun Salatiga yang penuh persahabatan dan kasih sayang, sehingga menjadi kota yang kondusif dan memiliki toleransi luar biasa,” kata Aryuni Novitasari

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga