URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Kelurahan Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang, digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan di ruas jalan desa belakang PT Coca Cola Europacific Partners pada Kamis pagi, 15 Agustus 2024. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pelajar sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung dilaporkan ke warga serta bidan desa setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bayi Perempuan dalam Kardus Gegerkan Warga Harjosari Bawen, Ari-ari Masih Utuh Menempel

Bayi Perempuan dalam Kardus Gegerkan Warga Harjosari Bawen, Ari-ari Masih Utuh Menempel

Bayi Perempuan dalam Kardus Gegerkan Warga Harjosari Bawen, Ari-ari Masih Utuh Menempel

Petugas melakukan olah TKP penemuan bayi perempuan dalam kardus di belakang PT Coca Cola Europacific Partners, Bawen, Kamis (15/8/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas melakukan olah TKP penemuan bayi perempuan dalam kardus di belakang PT Coca Cola Europacific Partners, Bawen, Kamis (15/8/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Kelurahan Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan sesosok bayi di sebuah ruas jalan desa, tepatnya di belakang PT
Coca Cola Europacific Partners, Kamis (15/8/2024).

Bayi berjenis kelamin perempuan itu kali pertama ditemukan oleh seorang pelajar saat hendak berangkat sekolah sekitar pukul 06.00 WIB. Ia kemudian melaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan kepada bidan desa setempat.

Dari keterangan yang disampaikan Kepala Puskesmas Bergas dr. Tina Darmi Koestyorini, bayi perempuan itu dibawa oleh bidan Desa Randugunting ke Puskesmas Bergas untuk diberikan perawatan.

“Saat ditemukan, plasenta (ari-ari) masih utuh belum dipotong dan dalam keadaan masih basah. Sehingga dikerubungi semut dan nyamuk. Kemungkinan baru sekitar 4 jam dilahirkan,” kata dia saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (15/8/2024).

Setelah dilakukan pemeriksaan, bayi ini memiliki berat badan 2,9 kilogram dengan panjang 45 centimeter. Saat dilahirkan, bayi dinyatakan aterm (cukup bulan) akan tetapi statusnya berat badan lahir rendah (BBLR).

“Kalau dilihat masih ada plasentanya, diduga proses lahirnya tanpa dibantu tenaga kesehatan. Tadi dilakukan observasi, periksa kondisinya sehat bagus, tidak ada kebiruan. Sudah diberikan penghangat, vitamin K dan salep mata serta susu formula,” jelasnya.

Dikatakan Tina, saat ini bayi tersebut sudah dalam penanganan Dinas Sosial Kabupaten Semarang. Informasi yang diterima, bayi sudah dibawa ke Rumah Pelayanan Sosial Anak Balita Wiloso Tomo Salatiga.

“Tadi banyak yang datang ke sini ingin mengadopsi. Namun semua ada prosedurnya, kami bertugas melakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya,” paparnya.

Sementara Kapolsek Bawen AKP Wiwid Wijayanti menerangkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa orang tua bayi tersebut.

“Kami sudah datang ke lokasi penemuan untuk olah TKP. Pemeriksaan CCTV sekitar lokasi kejadian juga sedang dilakukan untuk menggali informasi lebih lanjut,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Tips Cerdas Sewa Bus Wisata Sekolah Liburan Seru, Rombongan Aman dan Tenang
Tips Cerdas Sewa Bus Wisata Sekolah: Liburan Seru, Rombongan Aman dan Tenang
Menjelang musim liburan sekolah 2026, penyelenggara studi tur dan wisata rombongan diimbau lebih cermat memilih armada transportasi. Keselamatan perjalanan dapat ditingkatkan dengan memastikan legalitas...
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...
Muat Lebih

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah