URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gelaran Semarang Boxing Day (SBD) 2022 kembali digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) pada Minggu (3/7/2022). Sebanyak 25 partai atau pertandingan dengan 50 peserta akan beradu kekuatan dengan ditambah dengan empat laga exhibition.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Boxing Day Semarang Kembali Digelar Di TBRS Dengan 25 Pertandingan

Boxing Day Semarang Kembali Digelar Di TBRS Dengan 25 Pertandingan

Boxing Day Semarang Kembali Digelar Di TBRS Dengan 25 Pertandingan

Teknikal Meeting Semarang Boxing Day (SBD) 2022 di Warung Kebon, Jalan Panda Barat 1, Pedurungan Semarang, Sabtu (2/7/2022).
featured-img

SEMARANG – Gelaran Semarang Boxing Day (SBD) 2022 kembali digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) pada Minggu (3/7/2022). Sebanyak 25 partai atau pertandingan dengan 50 peserta akan beradu kekuatan dengan ditambah dengan empat laga exhibition.

Dalam Semarang Boxing Day 2022 nanti, juga akan dilantik pengurus baru Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Kota Semarang periode 2022-2026 dimana Rahmulyo Adi Wibowo ditunjuk sebagai Ketua.

Ketua Pertina Kota Semarang terpilih, Rahmulyo Adi Wibowo mengucapkan terimakasih atas partisipasinya para peserta untuk event SBD 2022.

“Ini jadi event pertama kami pengurus baru, meski ini event tahunan kami coba luncurkan lagi masih dengan nama yang sama SBD 2022, tetapi isinya luar biasa. InsyaAlloh geliat tinju Semarang dengan komposisi yang baru akan kami bangkitkan kembali,” kata Rahmulyo Adi Wibowo saat teknikal meeting SBD 2022 di Warung Kebon, Jalan Panda Barat 1, Pedurungan Semarang, Sabtu (2/7/2022).

“Lewat SBD 2022 kita ingin petinju Semarang kembali disegani, dan ini jadi momen kebangkitan tinju Semarang,” tambahnya.

Bowo sapaan akrabnya menambahkan event SBD 2022 ini dipastikan gratis dengan akan memperebutkan empat piala yakni Piala Kapolrestabes, Piala Walikota Semarang, Piala Dandim dan Piala Ketua DPRD Semarang

“Nantinya hadiah juga akan ada uang pembinaan dan juga ditambah uang partisipasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bowo berharap lewat SBD 2022 tinju kota Semarang bisa bangkit dan jaya kembali, dan lebih memasyarakat.

“Kedepan kami juga punya cita-cita ingin punya sasana di masing-masing sekolah kejuruan, tujuannya agar adek-adek daripada tawuran kita arahkan ke tinju, kita berikan pelatih, biar terarah dan tidak merugikan orang lain, dan bisa berprestasi,” jelas Bowo.

Sementara itu, Ketua panitia SBD 2022, Sony Rambing juga mengucapkan terimakasih kepada sasana-sasana yang sudah terlibat dan meramaikan acara SBD 2022. Dalam kegiatan ini pihaknya juga memastikan bahwa acara digelar sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan.

Para peserta Semarang Boxing Day 2022 juga telah menjalani tes kesehatan serta timbang badan. Para peserta juga diberi pengarahan selama mengikuti SBD 2022,” terangnya.

BACA JUGA :

Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"