KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

CEO PSIS Jawab Isu Soal Fortes

CEO PSIS Jawab Isu Soal Fortes

CEO PSIS Jawab Isu Soal Fortes

(dok) Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.

Semarang – Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menjelaskan mengenai kondisi terkini Carlos Fortes. Sebagaimana diketahui bersama, Carlos Fortes sudah menepi karena cedera sejak semifinal leg 1 Piala Presiden 2022.

Kini kondisi Fortes terus membaik dan Yoyok Sukawi menjelaskan terkait kondisi pemain asal Portugal ini.

“Fortes awalnya memang dianalisa baru bisa sembuh sekitar satu bulan lagi dari tim medis. Setelah melalui proses terapi, treatment dan pengobatan yang dilakukan tim medis, fortes nampaknya sembuh lebih cepat,” ujar Yoyok Sukawi di Semarang pada Kamis (4/8).

“Dan Alhamdulillah nya, hari ini Fortes sudah bisa latihan reguler, dan sudah kita siapkan untuk pertandingan melawan Barito Putera. Itu sebuah keajaiban. Kami dari tim juga mengapresiasi bagaimana etos kerja Fortes dan semangatnya untuk sembuh seperti selalu on time untuk datang ke medical room PSIS dan menambah porsi latihan di gym setiap harinya,” lanjutnya.

Terkait isu kedatangan salah satu pemain asing lain, Yoyok Sukawi juga menjelaskan bahwa klub sempat menyiapkan plan B apabila cedera Fortes cukup lama.

Namun, setelah melalui beberapa pertimbangan, manajemen PSIS memutuskan tetap menggunakan empat pemain asing yang selama ini sudah didaftarkan seperti Carlos Fortes, Taisei Marukawa, Alie Sesay, dan Jonathan Cantillana.

“Mengenai kedatangan salah satu pemain asing ke Semarang, memang kami datangkan dengan pertimbangan teknis yang ada. Namun kami sudah bulat untuk memutuskan tetap menggunakan pemain asing yang ada. Maka dari itu, kami berharap empat pemain asing yang ada tetap maksimal dalam membela PSIS karena evaluasi akan tetap kami lakukan kalau ada pemain yang tidak maksimal di putaran pertama ini,” pungkas Yoyok Sukawi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]