URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang akan menambah lokasi PKL demi memfasilitasi pedagang kaki lima yang semakin bertambah di beberapa wilayah. Pendataan PKL dan pengaturan SK lokasi perlu dilakukan untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinas Perdagangan Kota Semarang akan Tambah Lokasi Fasilitasi PKL di Kota

Dinas Perdagangan Kota Semarang akan Tambah Lokasi Fasilitasi PKL di Kota

Dinas Perdagangan Kota Semarang akan Tambah Lokasi Fasilitasi PKL di Kota

featured-img

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang akan menambah titik lokasi untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) di Kota Semarang. Hal ini disebabkan oleh jumlah PKL yang semakin bertambah di beberapa wilayah. Penambahan titik lokasi PKL ini perlu diatur dengan dinas-dinas terkait.

Kepala Disdag Kota Semarang, Nurkholis, menyatakan bahwa penetapan surat keputusan (SK) lokasi PKL perlu disesuaikan karena data terakhir didapatkan pada 2016 dan saat ini terdapat 7.617 PKL yang perlu didata dan dikordinasikan dengan dinas terkait.

Menurut Nurkholis, PKL memberikan pendapatan bagi pemerintah daerah, namun citra kota juga harus diperhatikan. Pendataan PKL harus diiringi dengan penataan yang bersih dan nyaman dan harus mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Kepala Bidang Bina Usaha Disdag Kota Semarang, Lilis Wahyuningsih, menyebutkan bahwa ada lebih dari 10 ribu PKL di ibu kota Jawa Tengah, tetapi hanya PKL yang tercantum dalam SK yang dapat ditarik retribusi. Oleh karena itu, pihaknya akan merapat koordinasi dengan OPD terkait untuk menentukan sebanyak 7.000 PKL mana yang akan dimasukkan dalam SK penetapan lokasi.

Pada tahun 2023, Disdag menargetkan retribusi PKL untuk sewa lahan sebesar Rp 2,5 miliar dan retribusi kebersihan PKL sebesar Rp 350 juta. Lilis Wahyuningsih juga menyebutkan bahwa beberapa alasan mengapa target tidak tercapai adalah adanya diskon PKL dan PKL yang tutup tidak ditarik retribusi.

Besaran tarif retribusi PKL disesuaikan dengan kelas, yakni kelas A, B, dan kawasan khusus, di mana tarif retribusi Kelas A sebesar Rp 400 per meter per hari, di kawasan jalan protokol sebesar Rp 4.000, dan di kawasan khusus, seperti shelter Taman Indonesia Kaya, sebesar Rp 1.500.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga