URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar pasar murah di Kota Salatiga sebagai respons terhadap naiknya harga kebutuhan pokok belakangan ini. Pasar murah tersebut diselenggarakan di dua lokasi, yaitu Balai Kelurahan Tingkir Tengah dan Lapangan Dukuh, menawarkan berbagai bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan daging ayam dengan harga yang lebih rendah dari pasar konvensional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dishanpan Jateng Gelar Pasar Murah di Salatiga, Beras Hanya Rp10.400 per Kg

Dishanpan Jateng Gelar Pasar Murah di Salatiga, Beras Hanya Rp10.400 per Kg

Dishanpan Jateng Gelar Pasar Murah di Salatiga, Beras Hanya Rp10.400 per Kg

Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar pasar murah di Kota Salatiga sebagai respons terhadap naiknya harga kebutuhan pokok belakangan ini. Pasar murah tersebut diselenggarakan di dua lokasi, yaitu Balai Kelurahan Tingkir Tengah dan Lapangan Dukuh, menawarkan berbagai bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan daging ayam dengan harga yang lebih rendah dari pasar konvensional.
foto dok IST
antrean warga Salatiga untuk membeli bahan pokok di pasar murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Jateng di Balai Desa Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar paasar murah di Kota Salatiga, belum lama ini. Pasar murah itu digelar sebagai respons Dishanpan Jateng atas naiknya harga kebutuhan pokok belakangan ini.

Pasar murah digelar di Salatiga ini digelar di dua lokasi, yakni Balai Kelurahan Tingkir Tengah dan Lapangan Dukuh. Dalam pasar murah ini sejumlah bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, hingga daging ayam dijual dengan harga yang lebih rendah daripada harga di pasaran.

Kepala Dishanpan Jateng, Dyah Lukisari, mengatakan pasar murah digelar setelah pihaknya menggelar rapat dengan Kementerian Perdagangan. Dari hasil rapat itu diketahui jika sejumlah barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan seperti beras, bawang putih, dan telur.

“Sehingga pemerintah wajib untuk bisa mengatasi situasi itu supaya bisa dikendalikan. Masyarakat juga bisa membeli barang yang relatif murah,” kata Dyah di sela pasar murah di Balai Kelurahann Tingkir Tengah, Salatiga, Jumat.

Dikatakan dalam pasar murah ini dijual bahan pokok yang lebih murah dibandingkan harga pasaran, antara lain beras per 5 kilogram (kg) Rp52.000 atau Rp10.400 per kg, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur Rp22.500 per kg, dan daging ayam Rp30.000 per kg.

“Tidak ada syarat untuk membeli di pasar murah kali ini. Namun pembelian per orang kita batasi agar tidak dijual kembali, seperti pembelian beras maksimal 10 kg,” ujar Dyah.

Diakuinya, operasi pasar murah ini melibatkan BUMD Jateng, Bulog, pelaku usaha, dan peternak di sekitar Salatiga. Dishanpan Jateng juga memberikan bantuan transportasi untuk para pelaku usaha, sehingga harga yang dijual bisa lebih murah.

“Harga lebih murah ini, memang karena ada bantuan transportasi komoditas dari Dishanpan Jateng. Jadi harga relatif selisih dari yang di pasar,” imbuhnya.

Sementara itu seorang warga, Siti Zulaikhah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Hal itu dikarenakan barang yang dijual di pasar murah harganya lebih murah daripada di pasar, rata-rata selisih Rp5.000.

“Harga sekarang di pasar mahal. Harapannya ya diturunkan karena kalau mahal, biasanya bisa dapat dua jadi hanya dapat satu,” kata Siti.

BACA JUGA :

Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Salatiga resmi dilantik di Pondok Pesantren Sunan Giri, Argomulyo, pada 21 Juni 2026. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan kaderisasi dan peran pemuda dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Melalui pameran UMKM dan penguatan pilar ekonomi, politik, serta sosial, Ansor didorong untuk berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah.
Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Dieng Caldera Race 2026 menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp20 miliar dan mendorong sektor wisata, kuliner, penginapan, serta UMKM Wonosobo.
Dingin-Dingin Cuan! Dieng Caldera Race 2026 Putar Uang Lebih dari Rp20 Miliar di Wonosobo
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite hingga 18 persen di seluruh SPBU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta selama libur sekolah 22 Juni hingga 3 Juli 2026 untuk mengantisasi lonjakan konsumsi BBM akibat meningkatnya kunjungan wisatawan. Penambahan pasokan dilakukan di jalur utama dan kawasan wisata, disertai penguatan distribusi, pengaturan antrean, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Wisatawan Membeludak, Pertamina Siapkan Pertalite Ekstra untuk Jateng-DIY