KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Empat SD Negeri di Kabupaten Semarang Digabung

Empat SD Negeri di Kabupaten Semarang Digabung

Empat SD Negeri di Kabupaten Semarang Digabung

SDN Gunungtumpeng 01, Suruh, Kabupaten Semarang yang bakal dijadikan lokasi regrouping dari SDN Gunungtumpeng 02. (Foto/win)

UNGARAN – Sebanyak empat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Semarang dari jumlah total 455 SDN telah diregrouping oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang.

Penggabungan itu dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya meningkatkan kualitas pendidikan dasar, baik sisi pembelajaran maupun sumber daya manusia pengajarnya.

“Jumlah SD Negeri yang tersebar di 19 kecamatan wilayah Kabupaten Semarang ada 455 sekolah. Tapi empat SD di antaranya diregrouping, sehingga saat ini hanya terdapat 451 SD Negeri,” ungkap Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo di Ungaran, Senin (18/7/2022).

Sukaton mengatakan ada beberapa faktor yang membuat sekolah dilakukan penggabungan. Antara lain pertumbuhan jumlah penduduk yang makin terkendali berkat program Keluarga Berencana (KB).

“Memang ada beberapa satuan pendidikan yang siswanya sedikit pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) kemarin. Sedikit bukan karena sepi peminat ya, tapi memang populasi anak-anak menurun karena mungkin program KB berhasil,” ujarnya.

Katon berharap dengan adanya regrouping ini, anggaran pendidikan dapat lebih efisien.

“Tentunya disertai dengan semakin meningkatnya efektivitas dan mutu pendidikan,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]