URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Setelah sukses menyelenggarakan festival pangan pendamping beras pada awal Oktober 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengajak masyarakat untuk terus mengurangi ketergantungan terhadap beras. Pada Minggu (12/11/2023) pagi, bundaran Simpanglima akan menjadi saksi kegiatan ini, di mana Pemkot Semarang bersama jajaran Forkopimda, Camat, OPD, PKK, dan stakeholder akan menggelar event serupa dengan tema “PISANG LEGI” atau Promosi Pangan Lokal Enak dan Bergizi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Festival Pangan Lokal “PISANG LEGI” Kembali Digelar oleh Pemkot Semarang

Festival Pangan Lokal “PISANG LEGI” Kembali Digelar oleh Pemkot Semarang

Festival Pangan Lokal “PISANG LEGI” Kembali Digelar oleh Pemkot Semarang

Setelah sukses menyelenggarakan festival pangan pendamping beras pada awal Oktober 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengajak masyarakat untuk terus mengurangi ketergantungan terhadap beras. Pada Minggu (12/11/2023) pagi, bundaran Simpanglima akan menjadi saksi kegiatan ini, di mana Pemkot Semarang bersama jajaran Forkopimda, Camat, OPD, PKK, dan stakeholder akan menggelar event serupa dengan tema “PISANG LEGI” atau Promosi Pangan Lokal Enak dan Bergizi.
Foto: Dok/IST
Warga antusias menerima makanan non-beras dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat Car Free Day di Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu (8/10/2023)
featured-img

Semarang – Setelah sukses menyelenggarakan festival pangan pendamping beras pada awal Oktober 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengajak masyarakat untuk terus mengurangi ketergantungan terhadap beras. Pada Minggu (12/11/2023) pagi, bundaran Simpanglima akan menjadi saksi kegiatan ini, di mana Pemkot Semarang bersama jajaran Forkopimda, Camat, OPD, PKK, dan stakeholder akan menggelar event serupa dengan tema “PISANG LEGI” atau Promosi Pangan Lokal Enak dan Bergizi.

Dengan slogan “Kenyang Gak Harus Nasi Beras”, melalui program “PISANG LEGI” ini, Pemkot Semarang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal sebagai pendamping beras, menjadi pilihan menu makanan enak dan bergizi dalam kehidupan sehari-hari.

Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wali Kota Semarang, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup dengan mengonsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Dengan demikian, Pemkot Semarang berkomitmen untuk terus mempromosikan dan mendukung konsumsi pangan lokal yang berkualitas.

“Selain itu, kita ingin membudayakan pemanfaatan pangan lokal (non-beras non-terigu) dalam menu sehari-hari,” terang wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut.

Dirinya juga ingin menekankan kepada masyarakat bahwa kenyang tidak harus dengan konsumsi nasi.

Festival Pendamping Beras Menuju Semarang Daulat Pangan “PISANG LEGI” rencananya akan diselenggarakan pada acara CFD di Simpanglima pada Minggu 12 November 2023 mulai pukul 06.00 WIB. Kegiatan ini akan menggandeng lebih banyak peserta, mulai dari OPD, organisasi wanita, PHRI, PPJI camat se-Kota Semarang, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta instansi yang bergerak di sektor kesehatan seperti Rumah Sakit, Puskesmas se-Kota Semarang.

Nantinya para peserta akan memasak makanan atau kudapan non-beras dan non-terigu minimal sebanyak 50 porsi, untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara