URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengunjung Cimory Diaryland On The Valley, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dihebohkan dengan penemuan jasad bayi yang tergeletak di sebuah batu besar di aliran sungai lokasi wisata pada Kamis (28/12/2023). Ignatius Adi Nugraha (45), seorang pengunjung asal Cengkareng, Jakarta Barat, menemukan jasad bayi tersebut dan melaporkannya kepada pihak keamanan Cimory setelah melihat benda yang mirip boneka. Pihak keamanan memastikan bahwa itu adalah jasad bayi dan segera melaporkannya ke Polsek Bergas setelah koordinasi dengan manajemen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Geger! Niat Berwisata, Pengunjung Cimory Bergas Malah Temukan Mayat Bayi Perempuan di Sungai

Geger! Niat Berwisata, Pengunjung Cimory Bergas Malah Temukan Mayat Bayi Perempuan di Sungai

Geger! Niat Berwisata, Pengunjung Cimory Bergas Malah Temukan Mayat Bayi Perempuan di Sungai

Tim inafis Polres Semarang melakukan olah TKP penemuan sesosok jasad bayi perempuan di sebuah sungai kawasan wisata Cimory Diaryland On The Valley, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (28/12/2023).

Foto: Humas Polres Semarang

Tim inafis Polres Semarang melakukan olah TKP penemuan sesosok jasad bayi perempuan di sebuah sungai kawasan wisata Cimory Diaryland On The Valley, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (28/12/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pengunjung lokasi wisata Cimory Diaryland On The Valley, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang dibuat geger. Salah satu pengunjungnya justru menemukan jasad bayi tergeletak di sebuah batu besar di aliran sungai kawasan wisata tersebut, Kamis (28/12/2023).

Ignatius Adi Nugraha (45), seorang pengunjung asal Cengkareng, Jakarta Barat yang menemukan jasad bayi itu ketika dimintai keterangan mengaku kaget saat melihat sesuatu tergeletak di atas batu.

“Dari kejauhan mirip boneka. Lalu saya laporkan ke pihak keamanan Cimory,” jelas Adi ditemui di lokasi penemuan jasad bayi, Kamis (28/12/2023).

Pihak keamanan yang mendapatkan laporan tersebut segera mendatangi lokasi untuk memastikan apakah sesuatu yang tergeletak itu bayi atau boneka. Setelah mengetahui bahwa sesuatu itu sesosok jasad bayi, segera dilaporkan ke manajemen dan diteruskan ke Polsek Bergas.

Di sisi lain, Astrid (31) salah seorang pegawai Cimory Diaryland On The Valley mengatakan kejadian penemuan jenazah bayi ini bertepatan dengan waktu para pengunjung sudah mulai berdatangan sekira pukul 08.00 WIB.

“Saat kejadian saya berada di area belakang, mendapat info dari pihak keamanan bahwa ada penemuan jenazah bayi,” kata dia.

Sementara Kapolsek Bergas AKP Wahyono mengatakan, sesaat setelah mendapatkan laporan, pihaknya segera berkoordinasi dengan tim inafis Polres Semarang. Mobil unit inafis Polres Semarang yang datang ke lokasi, langsung memasang garis polisi untuk dilakukan olah TKP. Tak ayal hal ini cukup menyita perhatian dari pengunjung Cimory Diaryland On The Valley yang mulai ramai. Hasil pemeriksaan awal dari pihak medis Puskesmas Bergas, jenazah bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh 54 sentimeter.

“Diperkirakan umur bayi kurang dari satu hari sebab masih ada tali pusar di tubuh bayi. Sementara penyebab meninggalnya diduga karena terbentur,” urainya.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat Kecamatan Bergas dan sekitarnya apabila mengetahui informasi terkait kejadian ini dapat memberitahukan ke pihak Polsek Bergas. Kejadian ini sudah dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Bergas dibantu oleh Satreskrim Polres Semarang. Sementara untuk jenazah bayi sudah dibawa ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. (win)

 

BACA JUGA :

Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar psikotes bagi siswa, guru, dan orang tua pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Salatiga sebagai langkah memetakan bakat, minat, karakter,...
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya...
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang...
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
PT PLN (Persero) UP3 Salatiga melalui ULP Salatiga Kota menjadwalkan pemeliharaan jaringan listrik pada 14–16 Juli 2026 pukul 09.00–12.00 WIB di sejumlah wilayah berbeda setiap harinya. Pemeliharaan dilakukan...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara Semarang mencapai 26,2 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
14 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 14 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30...
Muat Lebih

POPULER

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah