URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Kecelakaan maut terjadi di Tol Semarang–Solo KM 426.400 jalur A. Insiden melibatkan Toyota Hiace dan truk crane, menewaskan satu penumpang. Peristiwa ini ditangani Satlantas Polres Semarang di Ungaran Timur, Selasa pagi, akibat dugaan kurang konsentrasi pengemudi yang menabrak kendaraan di depannya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hi-Ace Berisi Rombongan Guru Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas

Hi-Ace Berisi Rombongan Guru Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas

Hi-Ace Berisi Rombongan Guru Tabrak Truk Crane di Tol Ungaran, Satu Orang Tewas

Petugas dari Trans Marga Jateng dan Satlantas Polres Semarang melakukan upaya sterilisasi lokasi kecelakaan di ruas Tol Semarang-Solo KM 426.400 jalur A, tepatnya di jembatan Susukan, Ungaran Timur, Selasa (6/1/2026). Foto: Tangkapan layar video warga
Petugas dari Trans Marga Jateng dan Satlantas Polres Semarang melakukan upaya sterilisasi lokasi kecelakaan di ruas Tol Semarang-Solo KM 426.400 jalur A, tepatnya di jembatan Susukan, Ungaran Timur, Selasa (6/1/2026). Foto: Tangkapan layar video warga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya di KM 426.400 jalur A, Kelurahan Susukan, Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Selasa (6/1/2026). Peristiwa nahas ini melibatkan dua kendaraan yakni Toyota Hiace bernomor polisi B 7047 PXU dengan truk crane B 9241 VB.

Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani saat dikonfirmasi menerangkan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Toyota Hiace yang dikemudikan oleh Totot Andriyanto (56) warga Kota Batam melaju dari arah Semarang menuju Bawen. Sesampainya di TKP, terdapat sebuah truk crane yang dikemudikan oleh Andi Slamet Suwandi (55) warga Lampung melintas searah. [custom-related-posts title=”Kabar terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Diduga pengemudi Hi-Ace kurang berkonsentrasi sehingga menabrak truk di depannya,” terang Lingga.

Akibat peristiwa ini, satu orang penumpang Hi-Ace yakni Terodius Heru Sucahya (57) seorang guru warga Jakarta Utara meninggal dunia karena mengalami luka berat di kepala. Sementara enam orang penumpang lainnya yang juga berprofesi sebagai guru dan mahasiswa mengalami luka ringan.

“Korban luka sudah dibawa ke RSUD Gondo Suwarno Ungaran untuk diberikan penanganan,” lanjutnya.

Lingga menambahkan, kerugian material atas peristiwa ini ditaksir mencapai Rp5 juta. Sementara hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian masih meminta keterangan dari sejumlah saksi dan pihak yang terlibat. (win)

BACA JUGA :

Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Warung Soto di Kalinyamat Tingkir Terbakar, Diduga akibat Dispenser
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak 500 kilogram beras dari Bulog habis terjual dalam 20 menit, sementara panitia membatasi pembelian setiap item agar distribusi merata dan membantu menekan kenaikan harga pangan.
Ratusan Warga Salatiga Serbu Operasi Pasar di Kawasan Kridanggo
Ratusan warga memadati operasi pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan di kawasan Kridanggo, Salatiga, Senin (15/6/2026), untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran. Sebanyak...
Menyoal Subsidi BBM Saatnya Alihkan ke Transportasi Publik
Menyoal Subsidi BBM: Saatnya Alihkan ke Transportasi Publik
Akademisi Djoko Setijowarno menilai subsidi BBM dalam APBN masih belum tepat sasaran karena mayoritas dinikmati pemilik kendaraan pribadi. Dalam kajiannya, Djoko mendorong pemerintah mempercepat pembangunan...
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Sebanyak 24 knalpot brong hasil razia Polres Salatiga akan dijadikan monumen edukasi di SMKN 3 Salatiga untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Peluncuran program...
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 295 pesepakbola muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti seleksi tim U-17 Soekarno Cup 2026 di Stadion Kridanggo, Salatiga, Sabtu (13/6/2026). Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie...
15 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11
15 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–11.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, pukul 07.00–11.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved