KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hujan Angin Landa Salatiga Minggu Sore, Atap Rumah Beterbangan

Hujan Angin Landa Salatiga Minggu Sore, Atap Rumah Beterbangan

Hujan Angin Landa Salatiga Minggu Sore, Atap Rumah Beterbangan

Musibah angin puting beliung menerjang wilayah Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Minggu (12/1/2025) pukul 12.50 WIB, menyebabkan kerusakan seperti atap rumah beterbangan dan pohon tumbang.
Foto dok IST
Akibat Angin Kencang, Rumah warga Kelurahan Randuacir Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga rusak Minggu (12/1/2025).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah angin puting beliung disertai hujan gerimis menerjang wilayah Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Fenomena alam yang berlangsung selama tujuh menit itu mengakibatkan kerusakan signifikan, mulai dari atap rumah yang beterbangan hingga tumbangnya sejumlah pohon.

Sutiman, salah seorang warga setempat, menyaksikan langsung terjangan angin yang menyapu daerahnya. Ia menggambarkan situasi mencekam yang terjadi di sekitar pabrik PT SCI. “Tadi di pabrik, atap beterbangan,” ujarnya kepada rasikafm.com.

Menurut Sutiman, kerusakan terparah terlihat di wilayah Tetep RT 04, tempat beberapa pohon besar tumbang dan merusak fasilitas di sekitarnya. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya atap sebagian beterbangan,” tambahnya.

Pantauan Rasika minggu petang, sejumlah warga mulai melakukan aksi gotong-royong membersihkan puing-puing dan memperbaiki atap rumah yang rusak. Beberapa pohon tumbang yang menghalangi jalan juga mulai dipindahkan oleh warga secara manual.

Sementara Dalam konfirmasinya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga Roy Anjar Miftahul Umami mengatakan, angin kencang tersebut terjadi pada siang hari dan membuat kerusakan terhadap sejumlah rumah.

“Tidak ada korban jiwa akibat angin kencang tersebut, namun atap beberapa rumah warga mengalami kerusakan,” ujarnya saat dihubungi.

“Dari BPBD Kota Salatiga telah melakukan asesmen terhadap kejadian tersebut. Termasuk menyediakan terpal penutup atap sementara,” kata Roy.

Roy mengatakan, BPBD mendapatkan laporan adanya rumah rusak saat sedang fokus dalam penanganan pohon tumbang di Randuacir.

“Kerusakan terjadi di wilayah RW 02 Kelurahan Randuacir,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi, diketahui angin kencang menyebabkan rumpun bambu tumbang, kanopi rumah milik Fitriyanto roboh, dan atap rumah Hartini terbang.

“Selain itu juga genteng beberapa rumah warga rusak dan melorot. Untuk warga semua dalam keadaan aman dan selamat,” kata Roy.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]