KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jalan Gatot Subroto Ungaran Berlubang Cukup Lebar dan Dalam, Sehari 5 Pemotor Jatuh

Jalan Gatot Subroto Ungaran Berlubang Cukup Lebar dan Dalam, Sehari 5 Pemotor Jatuh

Jalan Gatot Subroto Ungaran Berlubang Cukup Lebar dan Dalam, Sehari 5 Pemotor Jatuh

Sejumlah pengendara motor melaju zigzag untuk menghindari lubang di ruas Jalan Gatot Subroto Ungaran, Senin (13/1/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kerusakan jalan di sejumlah titik di ruas Jalan Gatot Subroto Ungaran, Kabupaten Semarang dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Jalan nasional ini mengalami kerusakan serius berupa lubang dengan ukuran besar dan dalam yang sangat membahayakan pengguna jalan terutama saat hujan mengguyur.

Supriyanto (45), seorang warga setempat menyampaikan, kerusakan jalan ini telah menyebabkan banyak kecelakaan.

“Kemarin sore dari jam 15.00 sampai 16.30 WIB sudah ada 5 pengendara motor yang jatuh. Lubangnya cukup dalam. Kalau mobil mungkin tidak terlalu bahaya, tapi untuk pengendara motor sangat berisiko, apalagi saat hujan. Kalau tidak segera ditambal, bisa semakin parah,” ujarnya ditemui di lokasi, Senin (13/1/2025).

Keluhan senada juga disampaikan oleh Suyanto (50), seorang sopir angkutan umum. Ia mengaku, jalan tersebut belum lama diperbaiki akan tetapi kembali rusak.

“Mendingan langsung dicor sekalian seperti di depan Kodam IV Diponegoro, yang lebih awet. Ini barusan diperbaiki, tapi sudah rusak lagi karena hujan. Sebagai sopir angkutan, saya khawatir karena saya bawa penumpang,” katanya.

Sementara Kustiyo, salah seorang petugas Dinas Pekerjaan Umum Jawa Tengah yang berada di lokasi menuturkan, pihaknya telah mengambil langkah darurat.

“Rencana akan ditambal dulu menggunakan aspal. Selain itu, rambu peringatan juga akan dipasang agar pengendara lebih hati-hati saat melintas,” ujarnya.

Namun, pengguna jalan berharap perbaikan ini tidak hanya bersifat sementara. Mereka meminta pemerintah mencari solusi permanen, seperti pengecoran, untuk menghindari kerusakan berulang dan memastikan keselamatan pengendara. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]