URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kerusakan serius berupa lubang besar dan dalam di ruas Jalan Gatot Subroto Ungaran, Kabupaten Semarang, telah menimbulkan keluhan warga dan pengguna jalan, terutama karena membahayakan pengendara motor saat hujan. Supriyanto (45), seorang warga setempat, melaporkan adanya lima kecelakaan dalam waktu singkat pada Senin (13/1/2025) sore, sementara Suyanto (50), sopir angkutan umum, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi jalan yang rusak meski baru diperbaiki.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jalan Gatot Subroto Ungaran Berlubang Cukup Lebar dan Dalam, Sehari 5 Pemotor Jatuh

Jalan Gatot Subroto Ungaran Berlubang Cukup Lebar dan Dalam, Sehari 5 Pemotor Jatuh

Jalan Gatot Subroto Ungaran Berlubang Cukup Lebar dan Dalam, Sehari 5 Pemotor Jatuh

Sejumlah pengendara motor melaju zigzag untuk menghindari lubang di ruas Jalan Gatot Subroto Ungaran, Senin (13/1/2025). Foto: win
Sejumlah pengendara motor melaju zigzag untuk menghindari lubang di ruas Jalan Gatot Subroto Ungaran, Senin (13/1/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kerusakan jalan di sejumlah titik di ruas Jalan Gatot Subroto Ungaran, Kabupaten Semarang dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Jalan nasional ini mengalami kerusakan serius berupa lubang dengan ukuran besar dan dalam yang sangat membahayakan pengguna jalan terutama saat hujan mengguyur.

Supriyanto (45), seorang warga setempat menyampaikan, kerusakan jalan ini telah menyebabkan banyak kecelakaan.

“Kemarin sore dari jam 15.00 sampai 16.30 WIB sudah ada 5 pengendara motor yang jatuh. Lubangnya cukup dalam. Kalau mobil mungkin tidak terlalu bahaya, tapi untuk pengendara motor sangat berisiko, apalagi saat hujan. Kalau tidak segera ditambal, bisa semakin parah,” ujarnya ditemui di lokasi, Senin (13/1/2025).

Keluhan senada juga disampaikan oleh Suyanto (50), seorang sopir angkutan umum. Ia mengaku, jalan tersebut belum lama diperbaiki akan tetapi kembali rusak.

“Mendingan langsung dicor sekalian seperti di depan Kodam IV Diponegoro, yang lebih awet. Ini barusan diperbaiki, tapi sudah rusak lagi karena hujan. Sebagai sopir angkutan, saya khawatir karena saya bawa penumpang,” katanya.

Sementara Kustiyo, salah seorang petugas Dinas Pekerjaan Umum Jawa Tengah yang berada di lokasi menuturkan, pihaknya telah mengambil langkah darurat.

“Rencana akan ditambal dulu menggunakan aspal. Selain itu, rambu peringatan juga akan dipasang agar pengendara lebih hati-hati saat melintas,” ujarnya.

Namun, pengguna jalan berharap perbaikan ini tidak hanya bersifat sementara. Mereka meminta pemerintah mencari solusi permanen, seperti pengecoran, untuk menghindari kerusakan berulang dan memastikan keselamatan pengendara. (win)

BACA JUGA :

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved