KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Bukber, Ratusan Orang Ngabuburit di “Pasar Bukan” Suruh

Jelang Bukber, Ratusan Orang Ngabuburit di “Pasar Bukan” Suruh

Jelang Bukber, Ratusan Orang Ngabuburit di “Pasar Bukan” Suruh

"Pasar Bukan", pusat ngabuburit yang dijalankan oleh Karang Taruna Amukas di Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Dengan lebih dari 50 lapak pedagang yang menyediakan berbagai menu jajanan ndeso hingga kuliner berbagai tanah air dengan harga yang terjangkau. Di pasar ini bisa mencari makanan khas seperti jemunak, lupis, ketan, puli kecer, kolak, es degan, lauk pauk, dan sayuran.
Foto tangkapan layar
Jelang bukber Pasar Bukan di sepanjang Jalan KH Rais, di Dusun Kauman, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Selalu ramai pembeli

[@]Tempat kuliner masih menjadikan menu Nusantara menjadi pilihan ketika malas meracik sendiri di rumah.
Bahkan kegiatan Ngabuburit sekaligus berburu menu berbuka puasa, masih menjadi andalan bagi sebagian muslim saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1444 H ini.

Bertempat dikawasan Kecamatan Suruh ada satu tempat yang sejak beberapa tahun terakhir menjadi pusat ngabuburit bagi warga Suruh dan sekitarnya yang dikelola Karang Taruna Amukas. Karena keunikannya pula, kawasan tersebut disebut “Pasar Bukan”.

Pasar Bukan ini menjadi buruan nitijen untuk di publish. Ada hanya selama bukan Ramadan, lokasi Pasar Bukan berada di sepanjang jalan kampung tepatnya Jalan KH Rais, terletak di Dusun Kauman, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Ditempat ini, lebih dari 50 lapak pedagang menyediakan beragam menu. Mulai jajanan ndeso hingga kuliner berbagai tanah air. Tentunya, dengan harga yang sangat terjangkau.

Berbagai makanan khas seperti jemunak, lupis, ketan, puli kecer, kolak, es degan maupun lauk pauk dan sayuran tersedia pula.

Salah seorang warga menjelaskan mengapa disebut Pasar Bukan. ‘Bukan’ sendiri plesetan dari bahasa Jawa yang dalam keseharian berbuka puasa.

“Pasar Bukan ini ada sejak tahun 2007. Yang dimaksud Pasar Bukan yakni pasar yang menyediakan menu makanan untuk buka puasa. Pasar ini buka hanya selama puasa Ramadan saja,” ujar Untung Yulianto Senin (27/3/2023).

Pihak karang taruna sendiri, masih bisa menerima dengan mendaftar saja dan restribusi. Omzet yang masuk ke kas karang taruna juga lumayan.

“Dari restribusi dan parkir. Kegiatan ini seizin desa dan diapresiasi. Pasar Bukan masih bisa menampung sekitar 70 lapak,” ungkap seorang pemuda setempat.

Dalam pelaksanaannya, para pedagang hanya diminta tertib dan menjaga kebersihan. Pukul 18.00 wib diharapkan semua kegiatan telah usai.

Bintang warga Tingkir, Salatiga sengaja berburu buka puasa di Pasar Bukan ini.

“Setiap tahun pasti datang ke Pasar Bukan ini untuk mencari menu buat buka, karena terkadang malas masak,” ucap Bintang.

Pasar Bukan dijalan KH Rais, di Dusun Kauman, Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. (Vidio: dok Untung)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kesejahteraan anggota Linmas melalui perluasan kesempatan kerja sebagai tenaga keamanan dan kebersihan. Hal itu disampaikan saat Apel Besar Aslinmas dan Abpedmas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026), yang diikuti lebih dari 7.000 anggota Linmas.
Saat Peserta Apel Aslinmas Berebut Ajak Foto KDM dan Sherly Tjoanda
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Pemuda asal Kabupaten Semarang, Khoirul Anwar (28), menjadi korban pembacokan orang tak dikenal di depan gerbang UKSW Salatiga, Jumat (25/9/2026) dini hari. Korban mengalami luka berat pada tangan setelah menangkis sabetan golok saat hendak menyelesaikan kesalahpahaman dengan pengendara motor lain.
Diduga Tak Terima Disenggol, Pemotor di Salatiga Dibacok Golok
[pekok2]