URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Pemerintah Kota Salatiga menyelenggarakan operasi pasar murah kebutuhan pokok di halaman Kantor Kelurahan Bugel, Sidorejo pada Selasa (11/4/2023) pagi. Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang momen Lebaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Lebaran, Pasar Murah Salatiga Diserbu Pembeli, Beras dan Telur Jadi Sasaran Utama

Jelang Lebaran, Pasar Murah Salatiga Diserbu Pembeli, Beras dan Telur Jadi Sasaran Utama

Jelang Lebaran, Pasar Murah Salatiga Diserbu Pembeli, Beras dan Telur Jadi Sasaran Utama

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Pemerintah Kota Salatiga menyelenggarakan operasi pasar murah kebutuhan pokok di halaman Kantor Kelurahan Bugel, Sidorejo pada Selasa (11/4/2023) pagi. Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama menjelang momen Lebaran.
Foto dok IST
Warga saat memadati operasi pasar murah yang digelar oleh Dispangtan di halaman Kantor Kelurahan Bugel, Sidorejo, Selasa (11/4/2023).pagi.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Pemkot Salatiga menggelar operasi pasar murah kebutuhan pokok di halaman Kantor Kelurahan Bugel, Sidorejo, Selasa (11/4/2023).pagi.

Dari pantauan wartawan , sejumlah kebutuhan pokok langsung ludes dibeli warga dalam tempo dua jam. Berbagai kebutuhan pokok yang paling diburu warga, seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan telur.

Kepada wartawan, Staf Bidang Pangan Dispangtan Salatiga, Widi, mengatakan pasar murah ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat. Terlebih menjelang momen Lebaran.

“Ini menjelang Lebaran kan. Pasar pangan murah ini untuk membantu masyarakat. Di Dinas Pangan dan Pertanian ada 29 paket kegiatan. Sudah terlaksana 20 kali. Nanti ada 9 paket lagi,” terang Widi.

Saat operasi pasar kali ini disiapkan 1,1 ton beras, bawang putih sebanyak 10 kilogram, bawang merah 10 kilogram, telur 200 kilogram, gula pasir 200 kilogram, cabai rawit dan cabai keriting masing-masing juga 10 kilogram.

Dijelaskan besarnya subsidi masing-masing bahan pokok berbeda-beda. Beras disubsidi Rp6.000 dari harga pasaran untuk pembelian per lima kilogram.

“Telur itu subsidi Rp2.000, harga di pasaran Rp26.000 sehingga menjadi Rp 24.000 per kilogram. Kemudian gula pasir disubsidi Rp1.000 dibandingkan harga di pasaran yang saat ini Rp13.500 per kilogram,” bebernya.

Subsidi paling banyak diberikan pada cabai, yakni senilai Rp5.000 per kilogram. Harga itu menyesuaikan fluktuasi harga di lapangan.

Widi mengatakan pasar murah ini bersifat umum namun terbatas. Siapa saja boleh membeli di pasar murah ini. Namun ada batasan untuk setiap bahan pokok yang akan dibeli.

“Biar teman-teman yang lain juga dapat. Kalau sudah mendekati akhir, ya kami izinkan beli lebih banyak. Misalnya, beras maksimal beli 2 sak, itu bisa 3-4 sak,” terangnya.

Salah seorang pembeli di pasar murah, Siti Fatimah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah kali ini. Menurutnya barang yang dibeli juga lebih murah jika dibandingkan harga di pasaran.

“Ini juga mendekati Lebaran juga, jadi sangat terbantu. Berasnya nanti juga bisa untuk zakat juga,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Jawa Tengah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026. Kepastian itu ditandai peluncuran logo, maskot Saqur, dan tema oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar di Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai wujud kesiapan menyelenggarakan festival Al-Qur'an terbesar di Indonesia yang juga diharapkan menggerakkan syiar Islam, pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.
MTQ Nasional XXXI Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Panggung Festival Al-Qur'an Terbesar se-Indonesia
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga menerjunkan 183 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Juni–31 Agustus 2026. Pendataan menyasar seluruh usaha nonpertanian, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. BPS menekankan profesionalisme petugas dan mengapresiasi respons kooperatif masyarakat guna menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi.
Petugas Sensus Ekonomi Turun ke Lapangan, Respons Warga Salatiga Seperti apa?
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
Speling Jadi Program Unggulan Ahmad Luthfi, Tuai Apresiasi dari Bappenas
AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Lima mitra pengemudi ojek online dari Jawa Tengah dan DIY memenangkan sepeda motor Yamaha Lexi 155 dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) Periode 1 yang digelar PT Pertamina Patra Niaga. Para pemenang terpilih setelah rutin bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina dan menukarkan poin menjadi voucher undian. Program apresiasi bagi pengguna Pertamax Series ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026 dengan total hadiah 100 unit sepeda motor.
Rutin Pakai MyPertamina, Lima Driver Ojol di Jateng-DIY Bawa Pulang Yamaha Lexi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan