URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kehadiran Reksonet Mampu Atasi Kebutuhan Warga Akan Internet Murah

Kehadiran Reksonet Mampu Atasi Kebutuhan Warga Akan Internet Murah

Kehadiran Reksonet Mampu Atasi Kebutuhan Warga Akan Internet Murah

featured-img
Kades Reksosari Agus Muhajir Tantowi didampingi Dirut Bumdes saat acara pemotongan tumpeng atas tercapainya 100 pelanggan Reksonet

RASIKAFM – Sedikitnya 100 pelanggan internet didesa Reksosari kecamatan Suruh kabupaten Semarang kini bisa berlega hati. Mereka yang sebelumnya harus menggunakan internet mahal bahkan kadang kala susah sinyal kini sudah tidak terjadi lagi pasca hadirnya Reksonet milik Bumdes Rekso Mandiri. Bahkan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Rekso Mandiri” Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang,atas keberhasilannya mendirikan dan mengelola secara swadaya, internet desa yang dinamai ”Reksonet”. Rabu 25 agustus 2021 dilakukan Tasyakuran dengan potong tumpeng dikantor Bumdes.

Kepala Desa Reksosari Drs Agus Muhajir Tontowi usai acara syukuran di Kantor BUMDes Rekso Mandiri mengatakan, acara syukuran ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan BUMDes Rekso Mandiri, dalam mengelola internet desa dan beberapa usaha lainya.

“Meski baru dibuka, program Reksonet saat ini mampu menarik 100 pelanggan. Kedepan BUMDes Rekso Mandiri menargetkan ribuan keluarga lainnya di wilayah Kecamatan Suruh, berlangganan memanfaatkan Reksonet untuk kegiatan pembelajaran daring anak sekolah dan kegiatan lainnya,”ungkap Tontowi.

Menurut Tontowi, Reksonet ini merupakan terobosan BUMDes Rekso Mandiri dalam memanfaatkan dan mengelola teknolgi berbasis internet.

Kades Reksosari saat memberikan keterangan media

“Dengan adanya Reksonet ini, bertujuan untuk memudahkan warga dalam memperoleh fasilitas intenet dan tentuanya dengan biaya sangat terjangkau, yakni Rp 100 ribu per bulan,”terangnya.

Kehadiran Reksonet, terlebih di masa pandemi ini tentunya sangatlah menguntungkan bagi warga karena mendapat kemudahan dalam mengakses internet.

Di sisi lain, juga menghasilkan keuntungan bagi BUMDes yang pasti akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat pula. Selama ini, warga kerap mendapatkan kendala jaringan internet, terutama karena biaya mahal.

“Dengan adanya program ini mereka bisa mengakses internet secara bebas (unlimited – red) dengan kekuatan 5 mbps (megabits per second). Untuk ukuran desa 5 mbps sudah lebih dari cukup. Diharapkan tidak ada lagi gangguan bagi siswa ketika belajar daring,”pungkas Tontowi.,

Direktur BUMDes Rekso Mandiri, Wafiqoh Tutitisnasari atau yang akrab disapa Tuti mengatakan, untuk proses pendaftaran menjadi pelanggan Reksonet sangat mudah.

“Dalam pemasaran progam Reksonet menyematkan moto, ‘Ojo Ngaku Sugeh Yen Durung Lengganan Reksonet’ (Jangan mengaku kaya kalau belum berlangganan Reksonet – red,”ungkap Tuti.

Tuti menyampaikan, Dalam pengelolaan Reksonet, BUMDes bekerja sama dengan PT Kifo dan PT PLN.

“Alhamdulillah pengelolaan Reksonet ini, per bulan omset mencapai kurang lebih Rp 12 juta,”terangnya.

Direktur PT Kifo Andrian menjelaskan, jarang terjadi gangguan pada jarinigan pelanggan.

Namun karena kebiasaan warga desa membagikan password kepada tetangga, kerap muncul keluhan jaringan lambat.

“Tentu kalau dipakai banyak pengguna di satu modem pelanggan, maka jaringan akan lambat,”ungkapnya.(rief)

BACA JUGA :

Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved