RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kemensos Tekankan Tiap Daerah Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan bencana

Kemensos Tekankan Tiap Daerah Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan bencana

Kemensos Tekankan Tiap Daerah Lakukan Pemetaan Wilayah Rawan bencana

Tak hanya itu, Pihaknya juga sudah mendorong setiap kabupaten ataupun kota untuk juga menyiapkan rumah layak huni, sebagai langkah antisipasi saat terjadi bencana.

“Dari Kemensos mengenai mendorong kabupaten/kota membangun rumah layak huni di daerah rawan memang ada. Tapi di setiap kabupaten/kota kebijakan itu juga ada, jadi itu biar ditangani daerah dulu,” tutur Risma.

Sedangkan untuk perbaikan rumah akibat musibah longsong yang terjadi di Ibu Kota Jawa Tengah ini, pihaknya sudah berkordinasi kepada Wali Kota jika nantinya dana tersebut akan diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD).

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa memberi jawaban pasti apakah rusunawa atau rumah. Hal itu karena menjadi wewenang atau ranah Wali Kota Semarang.

Kesempatan yang sama, Ketua RT 5 RW 11 Delikrejo Kelurahan Tandang, Tembalang, Kota Semarang, Agung Mustari menjelaskan, kronologi awal terjadi bencana yang menimpa seorang bocah tersebut bermula dari intensitas hujan tinggi disertai angin. Sehingga leren belakang rumah korban tidak bisa menampung air, dan adanya juga pohon-pohon besar terkena angin kencang sehingga bisa menggerakan tanah, hingga mengenai rumah korban.

Terjadi becana tersebut, ia meminta pemerintah agar dibangunkan talud di daerah tersebut.

“Saya sudah mengajukan talud ke Disperkim. Kemarin sudah diukur, yang diajukan sebanyak 6 rumah dengan panjang 10 x 6 meter atau 60 meter. Tapi, yang disetujui hanya 35 meter, alasanya prioritas untuk korban. Meski begitu, saya tetap ajukan semuanya untuk antisipasi kedepan,” pungkas ketua RT di sela-sela menjelaskan kronilogi itu.

Ketua RT itu juga mengaku, meski para warga sudah melakukan langkah antisipasi ala kadarnya dengan membuat atau menggunakan kantong karung dan pasir. Namun kejadian longsor beberapa waktu kemarin tak bisa dibendung.

“Dulu, warga membuat tanggul ala kadarnya menggunakan kantong karung dan pasir, karena pada kejadian hujan deras disertai angin. Kemudian air langsung menggerus tanah hingga menimpa rumah warga. Saat kejadian di dalam rumah masih ada korban namanya mas Dewa, posisinya masih tidur yang terkena runtuhan bangunan di bagian kepala dan dada,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157